Pintar Baca Peluang, Indah Raup Omset Rp 10 Juta per Bulan dari Bisnis Bunga Papan

Dia melirik usaha sanggar bunga papan yang saat itu belum ada di wilayah Natar, Lampung Selatan.

Pintar Baca Peluang, Indah Raup Omset Rp 10 Juta per Bulan dari Bisnis Bunga Papan
Ist
Indah Pertiwi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sukses yang diraih sebagian besar entrepreneur muda dikarenakan kejeliannya membaca peluang. Melihat potensi apa yang cocok dikembangkan di lingkungan tempat tinggalnya kemudian menjadikannya lahan usaha.

Indah Pertiwi adalah salah satu milennial yang pandai memanfaatkan peluang. Dia melirik usaha sanggar bunga papan yang saat itu belum ada di wilayah Natar, Lampung Selatan.

Kemudian belajar secara otodidak mengenai cara merangkai bunga papan menjadi tulisan dan karakter yang apik untuk dipromosikan.

"Awal lulus kuliah saya kerja di salah satu perusahaan. Sering lembur dan pulang di luar jam kerja. Lama-lama dirasain kok begini amat kerja, lelah, capek, gaji standar," cerita Indah kepada Tribunlampung.co.id.

Lalu curhat ke orangtua dan mengatakan ingin punya usaha sendiri agar memiliki waktu luang lebih banyak namun penghasilan bisa lebih besar dari kantoran. Akhirnya tercetuslah bisnis sanggar bunga papan.

"Cerita sama orangtua, terus curhat sama temen yang kebetulan admin di salah satu sanggar bunga di Bandar Lampung, terus kepikiran membuka usaha serupa di Natar, terlebih ada temen yang memiliki basic disitu dan dia mendukung," ujar dara kelahiran tahun 1990 ini.

Akhirnya di awal tahun 2014, Indah memberanikan diri membuka usaha bunga papan bermodalkan Rp 20an juta.

"Itupun baru kebeli 3 papan dan perlengkapan bunganya. Syukurnya punya rumah yang strategis di pinggir jalan raya Natar, jadi nggak mikirin sewa tempat usaha lagi," kata dia.

Tak butuh waktu lama baginya mendapatkan pelanggan. Mematok harga sama dengan jasa sewa bunga papan kebanyakan di Bandar Lampung namun memiliki keunggulan tidak dikenakan ongkir dalam waktu hanya dua bulan Indah sudah balik modal.

Dia kemudian memutar dananya kembali untuk memperbanyak papan bunga juga pernak-pernik pendukung lainnya. Setidaknya dalam satu minggu ada 15 orderan papan bunga di sanggarnya. Omset per bulan setidaknya Rp 10 juta per bulan.

"Bersyukur ketemu peluang usaha yang pas. Promo cukup memanfaatkan sosial media dan menjalin hubungan baik sama pelanggan. Jadi mereka datang dan datang lagi saat butuh papan bunga, bahkan tak jarang membawa pelanggan baru," beber pemilik akun instagram @floristnatar.(*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved