Tribun Bandar Lampung

Polisi Gerebek Sabu 2 Kg Saat Terduga Kurir Beli Makan

Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pengiriman narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram.

Polisi Gerebek Sabu 2 Kg Saat Terduga Kurir Beli Makan
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung menggelar ekspose kasus sabu 2 kg, Rabu, 21 November 2018. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pengiriman narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram. Sabu asal Medan, Sumatera Utara, itu diduga hendak diedarkan di Bandar Lampung.

Terungkapnya kasus ini bermula saat anggota Satnarkoba Polresta Bandar Lampung membuntuti perempuan yang diketahui berinisial YL (35), Jumat (16/11/2018). Terduga kurir narkoba ini diikuti dari Tugu Raden Intan, Kecamatan Rajabasa, hingga ke sebuah rumah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tanjungkarang Timur.

"YL mampir ke rumah bibinya di Jalan Perintis Kemerdekaan," kata Wakil Kepala Satnarkoba Polresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Herlan Arpa dalam ekspose kasus di polresta, Rabu (21/11/2018).

Di rumah bibinya, jelas Herlan, YL menumpang minum, lalu menaruh tasnya. Setelah itu, sambung dia, YL pamit untuk membeli makan.

"Dia pamit mau beli makan. Saat itulah kami gerebek. (Penggerebekan) selang lima menit. Jadi, YL sudah pergi dulu," ujar AKP Herlan Arpa.

Dalam penggerebakan, polisi mendapati tas ransel berisi sabu 2 kilogram. Herlan mengungkapkan, pihaknya sempat menerjunkan dua ekor anjing pelacak.

"Kami sempat terjunkan dua ekor anjing pelacak untuk mencari keberadaan narkoba lainnya. Tapi, tidak ditemukan," bebernya.

Pihaknya kini sedang memburu YL. Catatan kepolisian, suami YL merupakan narapidana kasus narkotika yang kini masih menjalani masa hukuman.

"(Sabu 2 kg) informasinya dari Medan dan akan diedarkan di Lampung. Kebetulan juga, suami YL ini napi kasus narkotika," kata Herlan.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved