Tribun Lampung Tengah

VIDEO - 1.501 Orang di Lampung Tengah Diduga Idap Tuberkulosis

TB Care Aisyiyah Lampung Tengah mendata 1.501 orang di sembilan kecamatan terduga mengidap TB.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARJAYA – TB Care Aisyiyah Lampung Tengah mendata 1.501 orang di sembilan kecamatan terduga mengidap TB.

Menurut Koordinator Aisyiyah TB Care Lamteng Hasbulloh, jumlah tersebut kemungkinan terus meningkat apabila tidak ada penanganan dari pemerintah.

"Karena di 2016 data yang kita dapati sebanyak 1.256 orang yang diduga mengidap TB. Sementara lonjakannya ada di 2017 dengan jumlah masyarakat yang terduga TBC sebanyak 2.181 orang," ujar Hasbulloh dalam diskusi dengan dinas dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Bandarjaya, Kamis, 22 November 2018.

Untuk itu, Hasbulloh menerangkan perlunya dibuat peraturan daerah terkait penanganan TB di Lamteng.

Baca: VIDEO – TB Paru Jadi Momok, Pemkab dan DPRD Lampung Selatan Disebut Terkesan Cuek

Baca: Hingga Oktober Tercatat 522 Penderita TB di Lampura

Pihaknya, lanjut Hasbulloh, sudah mengusahakan supaya bisa terbentuk perda untuk penyakit menular tersebut.

"Karena pengetahuan dan kepedulian masyarakat masih sangat rendah terkait TB. Sementara penderita penyakit ini terus berkembang dengan rata-rata 10 sampai 15 orang terjangkit setiap harinya. Untuk itu perlu ada perda guna pencegahan dan penanganan," bebernya.

Adapun sembilan kecamatan yang sudah terdata oleh Aisyiyah TB Care yakni Kalirejo, Sendang Agung, Bangun Rejo, Padangratu, Pubian, Selagai Lingga, Punggur, Trimurjo, dan Kotagajah.

Dinas Kesehatan Lampung Tengah menyatakan, dari target penemuan terduga pengidap TB di 28 kecamatan, pada 2017 didapati 19.800 orang target, dan sebanyak 3.255 orang terduga.

Sementara di 2018, dari target penemuan sebanyak 49.820 orang, didapati terduga pengidap TB sebanyak 3.021 orang.

"Jumlah di atas jika dipersentasekan yakni pada 2017 sebesar 16,4 persen, sementara di 2018 hingga Oktober yakni 6,1 persen dari total seluruh jumlah masyarakat Lamteng (lebih kurang 1,5 juta jiwa)," ujar Damayanti, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Lamteng. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved