Tribun Tulangbawang

Warga Serahkan Senpi Ilegal Pasca-Imbauan Kepala Kampung di Facebook

Kesadaran masyarakat untuk menyerahkan senjata api (senpi) secara sukarela kepada aparat Polres Tuba dan Polsek jajaran terus bergulir.

Warga Serahkan Senpi Ilegal Pasca-Imbauan Kepala Kampung di Facebook
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
SENPI RAKITAN - Polsek Penawar Tama menerima sepucuk senpi rakitan berikut amunisi aktif yang diserahkan secara sukarela dari masyarakat 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Kesadaran masyarakat untuk menyerahkan senjata api (senpi) secara sukarela kepada aparat Polres Tuba dan Polsek jajaran terus bergulir.

Setelah sebelumnya Polsek Tumijajar menerima penyerahan dua pucuk senpi rakitan dari masyarakat, kali ini giliran Polsek Penawar Tama dan Sat Intelkam Polres Tuba.
Polsek Penawar Tama menerima sepucuk senpi rakitan berikut amunisi aktif yang diserahkan secara sukarela dari masyarakat.

Kapolsek Penawar Tama AKP M Taufiq, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, senpi berikut amunisi tersebut diserahkan langsung pemiliknya, KN (67), kepada Ali Musa, Kepala Kampung (Kakam) Sumber Jaya, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kamis (22/11), sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca: Winarti Melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama dengan Kajari dan Kapolres Tulangbawang

"Senpi rakitan itu jenis revolver beserta dua butir amunisi aktif call 5,56 mm. Diserahkan kepada kami melalui Kakam Ali Musa," ujar AKP M Taufiq, Jumat (23/11).

Penyerahan senpi berikut amunisi tersebut merupakan hasil imbauan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Sumber Jaya Aiptu Sigit Yudha Asmara kepada warga.

"Kita peringati warga bahwa sekarang sedang berlangsung Operasi Waspada Krakatau 2018. Kalau ada yang menguasai senpi rakitan segera diserahkan suka rela, daripada nanti ditangkap paksa," tegas Taufik.

Baca: Kisah 3 Warga yang Serahkan Senpi Ilegal ke Polres Tanggamus

Kapolsek mengapresiasi apa yang dilakukan KN yang mau menyerahkan senpi rakitan miliknya secara sukarela. "Itu merupakan bentuk nyata dari masyarakat yang taat dan patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Sebelumnya, Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Tuba juga menerima dua pucuk senpi rakitan beserta dua butir amunisi dari masyarakat.

Kasat Intelkam AKP Tatang Maulana, mewakili Kapolres AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, dua pucuk senpi beserta dua amunisi tersebut diserahkan Jamirun, Kepala Kampung (Kakam) Agung Jaya, Kecamatan Banjar Margo di rumahnya, Selasa (22/11) lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

"Kanit IV Sat Intelkam Ipda Zulian beserta 2 personelnya, menerima langsung penyerahan dua pucuk senpi rakitan yaitu jenis revolver dan senjata locok beserta dua butir amunisi dari Kakam Jamirun," ujar Tatang.

Penyerahan senpi berikut amunisi tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Kampung Agung Jaya Andi Hamdani dan Kasi Pemerintahan Kampung Agung Jaya Feri Jaya Handaka.

Menurut keterangan dari Kakam Jamirun, senpi beserta amunisi tersebut diperoleh dari warga Kampung Agung Jaya, yang identitasnya tidak bersedia disebutkan.

"Saya mendapatkan senpi berikut amunisi tersebut dari hasil sosialisasi dan imbauan yang saya lakukan kepada seluruh masyarakat yang ada di kampung melalui medsos (media sosial) berupa Facebook. Agar bagi siapa saja yang memilik, menyimpan dan menguasai senpi rakitan maupun amunisi untuk menyerahkannya kepada saya selaku Kakam," papar Jamirun.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved