Tribun Tulangbawang

Winarti: Nabi Muhammad Tanamkan Kesucian dan Kebenaran Alquran

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar pengajian rutin bulanan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Winarti: Nabi Muhammad Tanamkan Kesucian dan Kebenaran Alquran
IST
MAULID NABI SAW - Bupati Winarti saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Masjid Islamic Center Menggala, Jumat (23/11). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar pengajian rutin bulanan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Masjid Islamic Center Menggala, Jumat (23/11).

Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, didampingi Sekkab Anthoni menyampaikan, hikmah dan pelajaran perjuangan Nabi Muhammad SAW bagaikan air mata yang tidak pernah kering.

Baca: Pemkab Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H

"Semakin kita dalami kehidupan Rasulullah, semakin terasa agungnya nilai-nilai luhur ajaran Islam. Nilai-nilai luhur itulah yang mampu membimbing kita untuk menapaki kehidupan di dunia, yang penuh dengan tantangan dan cobaan. Nabi Muhammad SAW menanamkan nilai-nilai kebenaran dan kesucian Alquran. Beliau tegakkan nilai-nilai universal Islam sebagai rahmat bagi semesta alam," kata Winarti dalam sambutannya.

Esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kata Winarti, adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah. "Kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut serta tindakan yang arif dan bijaksana. Itulah perilaku yang diwarnai oleh akhlak mulia-akhlaqul karimah. Akhlak mulia yang mampu menebarkan rahmatan lil-alamin," ujar Winarti.

Baca: Winarti : Teruslah Bersemangat dengan Bergotong Royong

Sementara, Ustaz Al-Fatuq, pada kesempatan ini mengajak umat Nabi Muhammad SAW untuk terus mengikuti akhlak Rasul. Selalu dihina dicaci-maki, tetapi tidak membalas, malah sebaliknya mendoakan siapa yang mencacinya.

"Kita yang mengharap syafaat Nabi maka ikuti akhlak Nabi. Beliau dizholimi, dihina dan disakiti tidak membalas, malahan mendoakan supaya baik, kita kan sebaliknya, tahu kalau ada yang menghina kita dapat musibah, maka pasti kita bilang syukur, nah ini bukan akhlak Nabi," ujar Ustaz Al-faruq dalam tauziahnya.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved