Tribun Tulangbawang

Winarti Curhat dengan Jokowi Soal Pembangunan Tulangbawang

Bupati Tulangbawang Winarti menemui Presiden Joko Widodo di Bandar Lampung usai kegiatan kunjungan kerja Presiden

Winarti Curhat dengan Jokowi Soal Pembangunan Tulangbawang
ISTIMEWA
BERSAMA JOKOWI - Bupati Tulangbawang Winarti berbincang dengan Presiden Joko Widodo usai pertemuan bersama kepala daerah di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Jumat (23/11) malam. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Bupati Tulangbawang Winarti menemui Presiden Joko Widodo di Bandar Lampung usai kegiatan kunjungan kerja Presiden di Provinsi Lampung, Jumat (23/11).

Bupati Winarti memanfaatkan pertemuan itu dengan menyampaikan progres pembangunan dan aspirasi masyarakat di Tulangbawang.

Winarti Antusias ikuti Rangkaian Kegiatan Presiden Bertemu Petani Lampung

Dalam pertemuan itu, Winarti mengaku menerima solusi bertahap dari Presiden. "Kita kepala daerah se-Lampung hingga larut malam dialog dengan Presiden. Hal ini demi untuk kemajuan Lampung ke depan," tutur Bunda Winarti.

Sementara, keesokan harinya Winarti juga menghadiri kegiatan Temu Petani Lampung bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Pringsewu (24/11).

Relawan Ladies Jokowi, Targetkan Suara Joko Widodo Setinggi-tingginya di Lampung

Bupati Tulangbawang sangat antusias mengikuti rangkaian kunjungan Presiden Jokowi. Seperti kegiatan Temu Petani Lampung yang bertema'Bersama Mewujudkan Kesejahteraan Petani.

Dipusatkan di Lapangan Dusun Pelayangan, Desa Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, Jokowi mengatakan, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam bidang pertanian, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Meski Indonesia memiliki curah hujan cukup tinggi, namun hal tersebut tidak menjamin terpenuhinya ketersediaan air untuk irigasi.

"Masalah di pertanian kita ini apa sih? Yang paling utama adalah air. Bukan hanya di Lampung saja, juga di NTB, NTT, dan provinsi yang lain. Kenapa air? Padahal kita musim hujan sering sekali hujan banyak, tapi waduk kita ini kurang," ujar Presiden.

Presiden menuturkan bendungan di Indonesia saat ini masih kurang sekali. Sampai tahun 2014 waduk dan bendungan yang dimiliki baru 231 di seluruh Indonesia. Sebagai perbandingan, Presiden menyebutkan di Tiongkok terdapat 11.000 waduk dan bendungan.

India memiliki 1.500 waduk, Amerika Serikat memiliki 6.100 waduk, dan Jepang memiliki kurang lebih 3.000 waduk dan bendungan.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved