Tribun Bandar Lampung

Tim Gabungan Pemkot Bandar Lampung Copot 64 Reklame Tak Taat Pajak

Tim Penertiban Terpadu Bandar Lampung menyisir reklame-reklame yang pemasangannya sudah tidak sesuai aturan.

Tim Gabungan Pemkot Bandar Lampung Copot 64 Reklame Tak Taat Pajak
Tribun Lampung
Tim Penertiban Terpadu Pemkot Bandar Lampung mencopot reklame di sejumlah titik, Senin (26/11/2018). Operasi ini menyasar reklame yang pembayaran pajaknya menunggak dan sudah tidak berizin. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BAYU SAPUTRA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Penertiban Terpadu Pemkot Bandar Lampung menyisir reklame-reklame yang pemasangannya sudah tidak sesuai aturan, Senin (26/11/2018). Tim mencopot setidaknya 64 unit reklame.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Bandar Lampung Yustam Efendi mewakili tim gabungan mengungkapkan, tim "menebang" reklame-reklame yang pembayaran pajaknya menunggak serta tidak lagi berizin.

"Kami tertibkan dengan harapan agar pelaku usaha pemilik jasa reklame menaati aturan yang berlaku," kata Yustam.

Adapun 64 reklame yang terkena eksekusi pencopotan di antaranya di Jalan Tulangbawang, Kecamatan Enggal, dan Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Tanjungkarang Timur.

Selain Disperkim, beberapa instansi lain turut terlibat dalam tim gabungan penertiban reklame tak taat pajak. Antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, BPPRD Pajak dan Retribusi Daerah, serta Bagian Hukum Sekretariat Kota Bandar Lampung.

Tim gabungan menargetkan pencopotan reklame tidak taat aturan soal pajak ini selesai dalam waktu empat hari ke depan. Tim bahkan akan melakukan eksekusi hingga malam hari.

Sekretaris DPMPTSP Bandar Lampung Ito Saibatin menambahkan, pajak reklame seharusnya menyumbang paling banyak untuk peningkatan pendapatan asli daerah. Namun, ungkap dia, berdasarkan data, target senilai Rp 41 miliar pada tahun 2017 saja belum tercapai.

"Harapannya bisa melampaui target tahun lalu. Semua elemen harus sama-sama mendukung agar pajak reklame bisa meningkat," ujarnya.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved