Buni Yani Harus Keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga setelah MA Tolak Kasasi Buni Yani

Buni Yani Harus Keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga setelah MA Tolak Kasasi Buni Yani

Buni Yani Harus Keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga setelah MA Tolak Kasasi Buni Yani
Tribun Jabar/Rezeqi Hardam Saputro
Buni Yani berorasi usai menjalani sidang kedua di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (20/6/2017). TRIBUN JABAR/REZEQI HARDAM SAPUTRO 

Buni Yani Harus Keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga setelah MA Tolak Kasasi Buni Yani

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Buni Yani harus keluar dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setelah kasus yang menjeratnya berkekuatan hukum tetap.

"Posisinya di BPN kan kita sudah ada aturan. Kalau yang bersangkutan sudah inkrach, tentu harus keluar.

Dia akan memahami, akan mundur sendiri," ujar Anggota BPN, Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Kasasi Ditolak Mahkamah Agung,Ini Kata Pengacara Soal Sikap Buni Yani

Meski sudah berkekuatan hukum tetap, Riza tetap berpendapat Buni Yani tidak bersalah.

Menurut Riza, sudah banyak pendukung Prabowo-Sandiaga yang dikriminalisasi.

"Kalau ada kelompok pendukung Prabowo-Sandi, banyak kejadian dikriminalisasi, banyak kejadian dipersulit, kalau ada yang mengadukan (langsung) diproses," ujar Riza.

"Sebaliknya kalau dari kubu pendukung Pak Jokowi bersalah, kami laporkan ke aparat, tidak diproses sebagaimana pihak kami," tambah dia.

Mahkamah Agung sebelumnya menolak kasasi yang diajukan Buni Yani terkait kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis 1 tahun dan enam bulan penjara kepada Buni Yani pada Selasa (14/11/2017).

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved