Advertorial

PP Muslimat NU Lampung Sosialisasikan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis

PP Muslimat NU Lampung Sosialisasikan Cerdas Memilih Pangan Anak Dan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis

PP Muslimat NU Lampung Sosialisasikan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis
Istimewa
PP Muslimat NU Lampung Sosialisasikan Cerdas Memilih Pangan Anak Dan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis Kamis (29/11) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LPUNG -  PengurusPusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) menyelenggarakan edukasi gizi untuk masyarakat dalam kegiatan "Sosialisasi Cerdas Memilih Pangan Anak dan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis" pada hari kamis (29/11/2018) yang bertempat di Gedung SKB Bandar Lampung.

Para peserta Sosialisasi Cerdas Memilih Pangan Anak dan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis
Para peserta Sosialisasi Cerdas Memilih Pangan Anak dan Bijak Menggunakan Susu Kental Manis (Istimewa)

Acara tersebut dihadiri Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Prov. Lampung. Hadir pula sebagai pembicara Dr. Lusi Darmayanti, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Prov. Lampung, Syamsuliani, Apt.MM, Kepala Balai BPOM Lampung, Dra.Hj. Susiyati, PP Muslimat NU PW Lampung dan Arif Hidayat, Ketua Harian Yayasan Insan Cendekia Indonesia (YAICI)

Pelaksanaan Sosialisasi yang diadakan PP Muslimat NU dan YAICI pada Kamis (29/11)
Pelaksanaan Sosialisasi yang diadakan PP Muslimat NU dan YAICI pada Kamis (29/11) (Istimewa)

Sosialisasi ini merupakan bagian dari road show ditiga kota, yakni Semarang, Lampung, dan surabaya dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional untuk membangun generasi emas indonesia tahun 2045. PP muslimat NU menggandeng pimpinan muslimat di delapan cabang di Kabupaten di Lampung serta seluruh 500 cabang muslimat se Indonesia.

Ketua PP Muslimat NU Pusat, Bidang Kesehatan dan Sosial, Hj Erna Yulia Sofihara menjelaskan bahwa saat ini Indonesia sedang menjalankan program pencegahan stunting.

“Stunting jauh lebih berbahaya dari gagal tumbuh atau tinggi badan yang pendek. Anak-anak stunting memiliki risiko tinggi kegagalan perkembangan otak. Untuk itu, memilah pangan yang sehat dan bergizi serta bijak dalam menggunakan Susu Kental Manis (SKM) sangatlah penting.”Ungkap Erna.

Sementara itu Ketua PP Muslimat NU PW Lampung Sri Dwi Ningsih menyartakan apresiasinya atas dipilihnya provinsi lampung sebagai salah satu pilot project sosialisasi konsumsi susu kental manis di masyarakat luas.

“Kami siap mensyiarkan sosialisasi ini ke seluruh provinsi lampung. Target kami diharapkan selanjutnya program ini tidak hanya dilaksanakan di 8 Kabupaten/Kota namun seluruh wilayah di provinsi lampung, demi generasi penerus bangsa.” Ungkap Sri.

Arif Hidayat, Ketua Harian Yayasan Insan Cendekia Indonesia (YAICI) menyampaikan bahwa sebelumnya YAICI telah menyelenggarakan deklarasi gerakan bijak menggunakan susu kental manis di Jakarta, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018.

“Gerakan ini akan disosialisasikan ke desa-desa pelosok, mengingat masih banyak ibu-ibu di pelosok yang belum mengetahui bahwa SKM bukan produk susu.” Pungkasnya.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved