Tribun Bandar Lampung

Cerita Eka Himmatus, Mahasiswi Unila Penghafal Alquran: Awalnya Ingin Perbaiki Nilai Kuliah

Mampu menghafal 30 juz kitab suci Alquran merupakan keistimewaan tersendiri bagi umat muslim.

Cerita Eka Himmatus, Mahasiswi Unila Penghafal Alquran: Awalnya Ingin Perbaiki Nilai Kuliah
Istimewa
Sembilan mahasiswa-mahasiswi berfoto di sela-sela wisuda Mahasiswa Penghafal Quran Universitas Lampung, Minggu (25/11/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANA PUSPITA SARI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mampu menghafal 30 juz kitab suci Alquran merupakan keistimewaan tersendiri bagi umat muslim. Namun, hal itu memerlukan usaha keras dengan waktu yang kadang tidak sebentar.

Meskipun demikian, tak jarang ada umat muslim yang mampu meraih keistimewaan tersebut. Dan, itu ada pada diri Eka Himmatus Sururiah.

Eka Himmatus Sururiah adalah mahasiswi angkatan 2014 Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung. Ia baru saja menjalani wisuda Mahasiswa Penghafal Quran Universitas Lampung (MPQ Unila) pada 25 November 2018. Putri pasangan Suyanto dan Muslihaten ini nyaris tidak percaya berhasil menghafal 30 juz Alquran.

"Awalnya, alasan menghafal Alquran itu sepele: karena saya mau perbaiki nilai kuliah semester tiga dan empat. Saya pikir, nggak bakal mampu kalau cuma dengan usaha sendiri, belajar, dan lainnya. Karena itu, saya berniat menghafal Alquran. Lalu, biarkan Allah yang urus akademik saya," tuturnya kepada Tribun Lampung, Selasa (27/11/2018).

Eka mulai menghafal Alquran pada semester lima perkuliahan. Bekal awalnya adalah hafalan juz 30, lalu setengah dari juz 1 dan setengah dari juz 29.

Ia kemudian bergabung dengan MPQ Unila pada Oktober 2016. Eka mengulang hafalannya dari juz 29, juz 1 dan seterusnya, hingga menyelesaikan 30 juz dalam waktu dua tahun satu bulan atau 25 bulan.

Dalam 25 bulan itu, Eka menyetor hafalan di MPQ Unila setiap hari, Senin sampai Jumat, siang dan selepas magrib. Ia juga mengikuti murojaah (kegiatan menghafal dan mengulang hafalan) pekanan, setiap Sabtu dan Minggu. Jumlah setoran hafalan beragam: satu sampai tiga halaman.

Mendekati wisuda, ada saja tantangan yang membuat konsentrasi menghafal menjadi terbagi. Pada November ini misalnya, Eka juga sedang mengejar seminar hasil dari skripsinya.

"Momen yang paling kerasa banget, November ini. Urusan kampus, harus seminar hasil. Saya masih kurang sekitar empat juz lagi, sementara seminar hasil sudah di depan mata. Untuk mengejar seminar hasil, harus begadang sampai jam tiga pagi selama empat hari," tutur Eka.

Halaman
123
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved