Awas, Migrain Paling Sering Dipicu Akibat Kurang Tidur

Ada beberapa teori yang menyebutkan migrain terjadi karena permasalahan di syaraf dan pembuluh darah.

Awas, Migrain Paling Sering Dipicu Akibat Kurang Tidur
Puresciencelab
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Migrain sering dikeluhkan banyak orang karena rasa nyeri yang ditimbulkannya.

Bahkan rasa nyeri itu bisa sampai mengganggu aktivitas. Bagaimana migrain bisa terjadi?

dr Oscar Panji Suhandi dari Apotek Oscar Jaya menjelaskan sampai sekarang penyebab migrain belum diketahui secara pasti.

Hanya saja ada beberapa teori yang menyebutkan migrain terjadi karena permasalahan di syaraf dan pembuluh darah.

"Selain itu ada juga yang menyebutkan karena kebanyakan hormon serotonin alias hormon stres dan kurang tidur. Dari semua penyebab itu, yang paling sering saya temui adalah kurang tidur," kata dr. Oscar.

Orangtua Wajib Tau, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Migrain dibagi menjadi dua. Migrain non aura yakni migrain tanpa disertai dengan gangguan lain.

Sementara itu migrain aura disertai dengan gangguan penciuman, penglihatan, dan suara.

dr Oscar Panji Suhandi dari Apotek Oscar Jaya.
dr Oscar Panji Suhandi dari Apotek Oscar Jaya. (Tribunlampung/Dini)

Seseorang baru bisa dikatakan migrain kalau sudah terkena serangan migrain sebanyak 5 kali atau lebih.

Sedangkan untuk migrain aura, sudah terserang migrain sebanyak dua kali saja sudah bisa dikatakan migrain. Serangan itu biasanya ada yang dalama beberapa jam dan beberapa hari.

5 Cara Usir Migrain dengan Cepat

Halaman
12
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved