Tribun Tanggamus

Bupati Tinjau Longsor Jalinbar, Tanggul Banjir Way Semaka dan PAUD Terendam Banjir

Hj. Dewi Handajani didampingi Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma dan Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis,

Bupati Tinjau Longsor Jalinbar, Tanggul Banjir Way Semaka dan PAUD Terendam Banjir
Istimewa
Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani didampingi Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma dan Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis, meninjau Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Sedayu Kecamatan Semaka yang tertimbun longsor, Sabtu (1/12/18). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID SEMAKA - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani didampingi Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma dan Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis, meninjau Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Sedayu Kecamatan Semaka yang tertimbun longsor, Sabtu (1/12/18).

Rls
Rls (Istimewa)

Akibat longsor tersebut sontak membuat arus lalu lintas jalinbar Sumatera lumpuh, dimana ratusan kendaraan berhenti disepanjang jalan dan rumah makan yang ada di jalur tersebut, juga menimbun salah satu rumah warga.

Selain meninjau lokasi, Bupati juga memberikan bantuan logistik dan uang tunai kepada Miswan (55) warga pekon Sedayu yang rumahnya tertimbun material longsor.

Bupati menyampaikan bencana tersebut sudah merupakan kehendak Yang Maha Kuasa dan harus lapang dada menghadapinya.

Bupati juga menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana harus mawas diri. "Namanya bencana alam tentu tidak dapat diprediksi, tapi kami selalu siap siaga jika terjadi bencana dan masyarakat sementara waktu juga harus mengungsi ketempat aman, khususnya didaerah tebing sebab musim hujan masih terjadi dan tanah juga masih labil," ujarnya.

Bupati juga mengatakan bahwa sembilan kecamatan sudah ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat. "Saya sudah tandatangani pernyataan Tanggap Darurat untuk sembilan kecamatan yakni, Kecamatan Pematangsawa, Semaka, Bandar negeri semuong, Wonosobo, Kota Agung Barat, Cukup Balak, Limau, Kelumbayan Barat dan Kelumbayan," terangnya.

Sementara Pj. Sekdakab Tanggamus menyampaikan bahwa masyarakat yang tinggal didekat tebing Jalinbar Sedayu sudah diungsikan ketempat yang lebih aman. "Tanahnya masih labil dan hujan masih terjadi, jadi sementara warga diungsikan ketempat yang lebih aman," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa Pemkab melalui Dinas Kesehatan sudah mendirikan 17 posko kesehatan yang tersebar di sembilan Kecamatan yang telah ditetapkan tanggap darurat. Selain itu juga terdapat armada Puskesmas Keuliling (Pusling) yang standby 24 jam di Puskesmas terdekat. Kami juga sudah menyalurkan paket bantuan bagi warga yang terdampak bencana," ujarnya.

Usai melakukan peninjauan di Sedayu, Bupati dan rombongan kembali melakukan peninjauan tanggul banjir sungai Way Semaka di Kecamatan Bandar Negeri Semuong. Ditempat tersebut Bupati dan rombongan didampingi juga oleh Camat BNS, Suwandi dan Anggota DPRD Tanggamus Baharen. 

Bupati juga meninjau PAUD yang terendam banjir dan airnya belum surut, karena berada di lokasi cekungan. Menyikapi kondisi yang ada, Bupati berjanji akan mengupayakan pembangunan talud disekeliling bangunan PAUD, agar kondisi tersebut tidak lagi terjadi dan mengganggu aktivitas belajar anak didik PAUD setempat. (Rls) 

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved