Tribun Bandar Lampung

Dapat 10 Bus dari Kemenhub, Pemkot Bandar Lampung Patok Ongkos Rp 2.000

Pemkot Bandar Lampung menerima bantuan 10 unit bus dari Kementerian Perhubungan.

Dapat 10 Bus dari Kemenhub, Pemkot Bandar Lampung Patok Ongkos Rp 2.000
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menjajal bus bantuan dari Kementerian Perhubungan, Senin (3/12/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BAYU SAPUTRA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemkot Bandar Lampung menerima bantuan 10 unit bus dari Kementerian Perhubungan. Bus-bus ini akan mengaspal pada tahun 2019. Warga bisa menikmati layanan bus-bus tersebut dengan tarif Rp 2.000.

Nantinya, 10 unit bus ber-AC dari Kemenhub itu akan melayani rute Panjang, Telukbetung, dan Rajabasa. Pemkot menetapkan tarif Rp 2.000 per penumpang, baik jarak jauh maupun jarak dekat. Jam operasionalnya mulai pagi pukul 06.00 sampai malam pukul 20.00 WIB.

"Bagus kok bus ini. Sengaja jajal, enak. Harapannya, masyarakat menjadikan bus ini moda transportasi yang efektif, karena tarifnya nanti cukup murah," kata Wali Kota Bandar Lampung Herman HN usai mencoba naik bus tersebut di halaman kantor pemkot, Senin (3/12/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Bandar Lampung Ahmad Husna menjelaskan, dalam sebulan ke depan, operasional bus ini akan menggunakan sopir dan kondektur dari tenaga kontrak pemkot. Pihaknya akan mencoba terlebih dahulu sambil melakukan kajian terkait estimasi penggunaan bahan bakar minyak.

Sebelum resmi mengoperasikan bus dari Kemenhub tersebut, dishub akan memastikan izin trayek serta nomor pelat dari kepolisian. Termasuk, membenahi halte-halte bus yang sekarang sudah rusak, melalui pihak ketiga.

"Fasilitasnya, yang pasti ada AC, ada 19 bangku penumpang, dan yang bergantung ada 25. Total di dalamnya untuk 44 orang," ujar Husna.

"Bus ini lebih murah daripada BRT (Bus Rapid Transit). Karena, tujuannya untuk membantu masyarakat, bukan angkutan umum yang komersil. Nanti parkirnya di kantor pemkot atau di kantor dishub," tandasnya.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved