Tribun Bandar Lampung

12 Orang Terjangkit Virus DBD, Warga Nurul Imam Minta Diskes Fogging

Warga Gang Nurul Imam Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, meminta Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung untuk melakukan fogging.

12 Orang Terjangkit Virus DBD, Warga Nurul Imam Minta Diskes Fogging
Tribun Lampung / Anung
Ilustrai - Fogging di Lampung Utara 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Warga Gang Nurul Imam Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, meminta Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung untuk melakukan fogging di wilayah tersebut.

Pasalnya di daerah Gang Nurul Iman sudah ada 12 warga yang  terjangkit  penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD).

Hal ini terungkap dari dalam reses anggota DPRD Kota Bandar Lampung Yusirwan  di kecamatan Panjang, Kamis (6/12/2018).

Blangko e-KTP Ditemukan Dijual Bebas Termasuk di Bandar Lampung, Kemendagri Lapor Polisi

Kejahatan Kamera Tersembunyi di Toilet dan Ruang Ganti Mewabah, Polisi Kesulitan Melacak

Menurut Yusirwan,  warga Gang Nurul Imam, Pidada, Panjang juga meminta pemeritah untuk memperbaiki drainase di Kawasan Gang Nurul Imam, karena  saat musim hujan ini  air meluap akibat saluran draninase yang buruk.

“Tadi sebagian besar permohonan warga  minta difogging dan saluran drainase mereka diperbaiki, karena musim hujan air meluap, dan bisa  memicu penyakit DBD,” kata Yusirwan.

Selain permintaan fogging,  Iwan warga lainnya juga meminta adanya Sekolah Menengah Kejuruan Negri di wilayah Panjang, karena selama ini di kawasan tersebut belum ada SMKN.

“Aspirasi warga lain yang disampaikan pak Iwan yakni mereka meminta pembangunan SMKN di wilayah Pidada ini,” jelasnya

Dijelaskannya, apa yang menjadi aspirasi warga ini akan segera di teruskan ke pihak terkait, termasuk permohonan fogging.

“Yang pertama ini kita langsung minta dinkes untuk ,segera melakukan fogging, karena itu yang mendesak,” pungkasnya.

Sementara dalam reses Anggota DPRD Suheli di  Kampung Sukalia  Kelurahaan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, aspirasi yang  disampaikan warga diantaranya mengenai aliran air PDAM yang kerap tidak stabil.

“Dalam reses di Kampung Sukalila tadi sebagian warga mempertanyakan aliran air PDAM yang kerap mati hidup, dan warga kesulitan air bersih. Aspirasi lainnya kemuidan masalah infrastruktur di kampung Sukalila  yang belum tersentuh aspal,  padahal di daera h itu ada 125 kepala keluarga,” kata Suheli.

Kabid Kesehatan Masyrakat Dinas Kesehata Kota Bandar Lampung Abu Bakar mengatakan akan segera menindaklanjuti  keinginan warga dan akan segera menyamapaikannya kepada kepala dinas kesehatan Kota Bandar Lampung.

“Terkait fogging itu akan segera saya sampaikan ke kepala dinas fogging, mudah-mudahaan keingina warga itu bisa segera kita respon,” pungkasnya. (rri)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved