Tribun Bandar Lampung

Bacakan Pledoi, Gilang Ramadhan: Yang Saya Lakukan Semata-mata untuk Menafkahi Keluarga

Terdakwa Gilang meminta waktu sedikit untuk membacakan surat pledoi yang ditulisnya sendiri.

Bacakan Pledoi, Gilang Ramadhan: Yang Saya Lakukan Semata-mata untuk Menafkahi Keluarga
Tribunlampung/Hanif
Sidang pledoi Gilang Ramadhan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gilang Ramadhan Direktur PT Prabu Sungai Andalas kembali jalani persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pindana Korupsi Tanjungkarang, Kamis 6 Desember 2018.

Kali ini persidangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Mien Trisnawaty diagendakan dengan pembacaan pledoi terdakwa Gilang Ramdhan.

Sebelum Penasihat Hukum (PH) Gilang Ramadhan, Luhut Simanjutak membacakan surat pledoi di persidangan, terdakwa Gilang meminta waktu sedikit untuk membacakan surat pledoi yang ditulisnya sendiri.

Polda Lampung Pastikan Identitas Pria Tampan di Pesan Berantai WhatsApp adalah Polisi Gadungan

"Mejelis yang saya hormati, jaksa yang terhormat. Pertama permohonan maaf kepada Allah SWT karena saya lalai menjalankan perintah dan larangannya," ungkapnya dalam persidangan.

Gilang pun juga mengucapkan permohonan maaf kepada orang tuanya.

"Yang ketiga permohonan maaf kepada istri saya, karena saya terus mengejar dunia, sehingga air mata terus membasahi wajahnya," ungkapnya dengan suara berat.

Gilang pun mengakui segala kesalahan yang diperbuatannya.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Cek Kesiapan Pengamanan Kunker Jokowi ke Lampung

"Apa yang saya lakukan semata-mata untuk menafkahi keluarga saya. Saya mohon hukuman seringan-ringannya seadil-adilnya kepada majelis hakim dalam persidangan ini," tutupnya.

Sebelumnya beritakan, Gilang Ramadhan bos dari CV 9 Naga yang terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hari ini, Kamis 11 Oktober 2018, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang.

Persidangan tindak pidana korupsi, yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Mien Trisnawaty diagendakan dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Subari Kurniawan.

Dalam persidangan ini, Gilang Ramadhan yang didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) Luhut Simanjutak didakwa telah melakukan gratifakasi untuk mendapatkan 15 paket proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan dengan total Rp 1,4 miliar.

Adapun pasal yang disangkakan kepada terdakwa Gilang, yakni pasal 5 ayat (1) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved