Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua

Pertempuran antara aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Nduga, Papua.

Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua
stimewa/John Roy Purba
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pertempuran antara aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Nduga, Papua.

Helikopter milik TNI diberondong tembakan anggota KKB, saat mengevakuasi Serda Handoko.

Aparat gabungan TNI-Polri tak mau tinggal diam.

Serbuan balasan segera dilancarkan, yang akhirnya bisa memukul mundur KKB.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri telah menguasai Pos TNI di Mbua, dan terus melakukan penyisiran anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Sementara, sejumlah korban pembantaian KKB telah ditemukan aparat.

Raider Kostrad Diturunkan Memburu KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Ini 5 Kehebatan Pasukan Raider

Berikut, fakta di balik perburuan KKB di Ndago, Papua.

1. Serda Handoko dan Pratu Sugeng tertembak oleh KKB di Pos TNI Mbua

Seorang prajurit Indonesia tengah berpatroli di sekitar Timika, <a href='http://lampung.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>.AFP Seorang prajurit Indonesia tengah berpatroli di sekitar Timika, Papua.

Sekitar pukul 05.00 WIT, Senin (3/12/2018), Pos TNI 755/Yalet, Mbua, tempat Jimmi bersama temannya diamankan, diserang oleh KKB.

Anggota KKB menyerang dengan senjata api standar militer, panah, batu, dan tombak.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved