Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua

Pertempuran antara aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Nduga, Papua.

Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua
stimewa/John Roy Purba
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Fakta-fakta Pertempuran Aparat Gabungan TNI-Polri dengan KKB di Nduga, Papua 

“Rupanya, mereka tetap melakukan pengejaran. Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah Pos hingga salah seorang anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko membuka jendela, lalu ditembak dan meninggal dunia,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi, Rabu (5/12/2018).

“Saat itu, anggota di pos membalas tembakan, sehingga terjadi kontak tembak dari jam 05.00 WIT hingga 21.00 WIT. Karena situasi tidak berimbang dan kondisi medan yang tidak menguntungkan, maka pada 4 Desember sekitar pukul 01.00 WIT, Danpos memutuskan untuk mundur, mencari medan perlindungan yang lebih menguntungkan. Saat itulah, salah seorang anggota, Pratu Sugeng, tertembak di lengan,” ujar Aidi.

2. Baku tembak di Puncak Kabo

Sejumlah pasukan TNI AD melakukan latihan perang di Hutan Baluran, untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga NKRI.Ahmad Faisol Sejumlah pasukan TNI AD melakukan latihan perang di Hutan Baluran, untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga NKRI.

Setelah sempat mundur, pasukan TNI dari Pos TNI 755/ Yalet bersama aparat gabungan, berhasil merebut kembali Pos TNI di Mbua tersebut.

Lalu, aparat TNI-Polri yang tergabung di Tim Belukar, segera melakukan pengejaran kelompok pimpinan Egianus Kogoya ke Puncak Kabo.

Baku tembak tak terhindarkan, setelah KKB melihat Tim Belukar merangsek hingga Puncak Kabo.

“Sesampainya di Puncak Kabo, tim yang terdiri anggota TNI dan Polri mendapat perlawanan dari kelompok KKB,” ungkap Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, Rabu (5/12/2018).

“Sampai saat ini, Tim Nanggala yang telah bersatu dengan Tim Belukar masih melakukan penyisiran di Puncak Kabo. Kontak tembak terus terjadi. Tetapi, kita masih susah mendapat kondisi riil di sana, lantaran akses telekomunikasi yang susah,” kata Kapolda singkat.

3. Bharatu Wahyu tertembak dan sulitnya medan di Puncak Kabo

Latihan Angkasa Yudha 2012
Prajurit Paskhas TNI AU memeragakan simulasi SAR tempur pada Latihan Manuver Lapangan Angkasa Yudha 2012 di Tanjung Pandan, Pulau Belitung, Bangka Belitung, Selasa (23/10). Latihan tersebut meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara. Manuver lapangan ini melibatkan pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut, pesawat intai dan pasukan TNI AU.RIZA FATHONI Latihan Angkasa Yudha 2012 Prajurit Paskhas TNI AU memeragakan simulasi SAR tempur pada Latihan Manuver Lapangan Angkasa Yudha 2012 di Tanjung Pandan, Pulau Belitung, Bangka Belitung, Selasa (23/10). Latihan tersebut meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara. Manuver lapangan ini melibatkan pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut, pesawat intai dan pasukan TNI AU.

Bharatu Wahyu NRP 95100020, Personil Yon B ki 3 Resimen II Pelopor tertembak di bagian tangan, saat melakukan penyerbuan ke Puncak Kabo.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved