Tribun Tulangbawang

Sengketa Pasar Simpang Pematang, Pedagang Gugat Pengembang ke Pengadilan

Mereka menuntut keadilan atas gugatan perdata sengketa pembangunan pasar modern Simpang Pematang antara pedagang dengan Fauziah, selaku pengembang

Sengketa Pasar Simpang Pematang, Pedagang Gugat Pengembang ke Pengadilan
Tribunlampung/Endra
Sengketa Pasar Simpang Pematang 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Puluhan perwakilan pedagang Pasar Simpang Pematang Kabupaten Mesuji mendatangi Pengadilan Negeri Menggala, Kamis (06/12).

Mereka menuntut keadilan atas gugatan perdata sengketa pembangunan pasar modern Simpang Pematang antara pedagang dengan Fauziah, selaku pengembang pasar dari PT Citra Kurnis Wawai.

Mereka datang ke PN Menggala dengan didampingi dua kuasa hukumnya. Dalam gugatannya, ibu Fauziah terdaftar sebagai tergugat.

Ketua Forum Pedagang Pasar Simpang Pematang (FPPSP), Suandi mengatakan, kasus tersebut bergulir ke pengadilan lantaran adanya perasaan ketidak adilan yang dirasakan pedagang atas ulah pengembang pembangunan pasar modern simpang pematang.

Bacakan Pledoi, Gilang Ramadhan: Yang Saya Lakukan Semata-mata untuk Menafkahi Keluarga

"Kami ini merasa di dzolimi, di bohongi, dan diintimiasi oleh ibu Fauziah selaku pengembang pasar," terang Suandi kepada Tribun di PN Menggala, Kamis siang.

Suandi menceritakan, kasus tersebut bergulir pada awal mula pembangunan pasar modern simpang pematang pada tahun 2010.

Ketika itu, ada pembebasan lahan dari masyarakat yang diwakili masyarakat untuk pindah ke TPS. Kemudian pasar tradisional dibongkar. 

Polda Lampung Pastikan Identitas Pria Tampan di Pesan Berantai WhatsApp adalah Polisi Gadungan

"Tapi sebelum dibongkar disitu ada perjanjian dengan pedagang oleh pengembang bahwa akan dibangun bermacam-macam tipe kios dengan harga bervariasi. Ukuran 4x8 dua lantai harganya Rp 260 juta. Ukuran kios 4x5 harganya RP 85 juta, kemudian ukuran 4x4 Rp 75 juta, dan hamparan Rp 15 juta,' tutur Suandi.

Antara pengembang dengan pemerintah daerah ketika itu membuat MoU.

Halaman
123
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved