Singgung Ferdinand Hutahaean di Mata Najwa, Yunarto Wijaya Bikin Penonton Tertawa dan Bersorak

Di Mata Najwa Trans7, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya berkali-kali menyinggung Ferdinand Hutahaean

Singgung Ferdinand Hutahaean di Mata Najwa, Yunarto Wijaya Bikin Penonton Tertawa dan Bersorak
tangkapan layar Facebook Mata Najwa
Singgung Ferdinand Hutahaean di Mata Najwa, Yunarto Wijaya Bikin Penonton di Studio Tertawa 

Ia kembali mencontohkan kasus tersebut dengan Ferdinand Hutahaean.

"Bung Ferdinand mungkin ingat pada bulan Mei tahun 2015 sebagai Direktur Eksekutif Energi Watch, pernah mengatakan membela Sudirman Said ketika ingin membubarkan Petral, ketika ada reaksi dari SBY (Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono), bung Ferdinand mengatakan 'SBY jangan lebay' di situ," paparnya.

"Saya tidak mendengar kritik itu ketika bung Ferdinand sudah masuk partai yang saya tangkap seperti sedang membangun hubungan antara pelayan dengan tuan dengan SBY," tambahnya.

Selesai mengatakan hal tersebut, Yunarto meminta penonton di studio untuk bertepuk tangan untuk Ferdinand.

 

Setelah diminta, penonton di satu studio pun bertepuk tangan sambil tertawa.

Setelah itu, Yunarto kembali melanjutkan dengan poin ketiganya.

"Yang ketiga itu tentang kritisi dan amati betul. Karena politisi yang seperti kutu loncat, berpindah-pindah itu bisa dilihat dari dua perspektif," paparnya.

"Satu politisi yang tahu betul bagaimana memegang prinsip sehingga bisa berubah, tapi dia juga bisa menjadi seorang yang paling oportunis dengan bergantung pada kepentingannya," tambahnya.

Sama seperti sebelumnya, ia kembali mencontohkan pernyataannya dengan Ferdinand.

"Ada surat yang ditulis bung Ferdinand pada 17 Maret 2014 judulnya 'Jokowi dan Drama Khianat Ala Gerindra'."

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved