Video Tribun Lampung

VIDEO - Efek Diberlakukannya Permenhub, Kapal Roro yang Beroperasi di Pelabuhan Bakauheni Berkurang

Mulai tanggal 24 Desember mendatang, kapal ferry yang beroperasi dilintasan selat sunda (pelabuhan Bakauheni – Merak) akan berkurang.

VIDEO - Efek Diberlakukannya Permenhub, Kapal Roro yang Beroperasi di Pelabuhan Bakauheni Berkurang
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Kapal Roro di Pelabuhan Bakauheni akan berkurang jumlahnya 

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI – Mulai tanggal 24 Desember mendatang, kapal ferry yang beroperasi dilintasan selat sunda (pelabuhan Bakauheni – Merak) akan berkurang.

Ini dikarenakan mulai berlakukan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 88 Tahun 2014 tentang pembatasan ukuran kapal yang beroperasi di lintas penyeberangan Selat Sunda.

Dimana dalam Permenhub tersebut disebutkan kapal yang beroperasi di lintasan Pelabuhan Bakauheni – Merak yang memiliki panjang sekitar 15 mil ukurannya harus 5.000 GT ke atas.

Terjadi Lonjakan Penumpang, Gapasdap Cabang Bakauheni Minta Penerapan Permenhub Ditunda Usai Natal

Dengan diterapkannya aturan tersebut, menurut Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Sanau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Bakauheni, Warsa, akan ada sekitar 13-14 kapal yang tereliminasi.

Penyebabnya karena memiliki bobot di bawah 5.000 GT.

“Saat ini ada sekitar 71 kapal ferry yang melayani penyeberangan Bakauheni – Merak. Sekitar 13-14 diantaranya masih dibawah 5.000 GT. Dan ini kemungkinan akan tereleminiasi (keluar dari lintasan ),” kata dia kepada Tribun, Kamis, 6 Desember 2018.

Lebih lanjut Warsa mengatakan, DPP (dewan pimpinan pusat) Gapasdap telah menggelar rapat dengan pihak Kementerian Perhubungan.

Salah satu pembahasannya terkait adanya beberapa kapal yang saat ini sedang dilakukan upgrading (peningkatan) untuk memenuhi bobot 5.000 GT.

“Tetapi pihak Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Hubdat meminta aturan ini dilaksanakan dahulu. Karena sudah diberi waktu 4 tahun untuk melakukan upgrading. Tetapi nanti akan dievaluasi, khususnya terkait dengan kapal-kapal yang saat ini sedang dalam proses upgrading ini,” ujarnya.

Mulai 24 Desember, Jumlah Kapal Roro yang Beroperasi di Pelabuhan Bakauheni Berkurang. Ini Alasannya

Halaman
12
Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved