Tribun Lampung Barat

Bupati Parosil : Sinergi Pemimpin, Ulama dan Masyarakat sebagai modal pembangunan daerah

Bupati Parosil : Sinergi Pemimpin, Ulama dan Masyarakat sebagai modal pembangunan daerah

Bupati Parosil : Sinergi Pemimpin, Ulama dan Masyarakat sebagai modal pembangunan daerah
Istimewa
Bupati Lambar beri sambutan saat acara pengajian memperingati Maulid nabi muhammad saw di Pekon Teba liokh Kecamatan Batu Brak (8/12). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID LAMPUNG BARAT - "Pengajian ini diharapkan dapat menjadi sinergi antara pemimpin, ulama dan masyarakat sebagai modal pembangunan daerah" ujar Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pekon Teba Liokh, Kecamatan Batu Brak pada Hari Sabtu (8/12), dengan tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Samsul dari Sekincau dan ustadz Wartono dari Teba Liokh.

Bupati Lambar di dampingi Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin,  Ketua TP-PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus, Wakil Ketua I TP-PKK Lambar Gurti Mad Hasnurin,  Kepala Bagian Humas dan Protokol Burlianto Eka Putra, SH.,  Kepala Bagian Kesra Saparudin,Camat, Peratin dan masyarakat setempat.
Bupati Lambar di dampingi Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus, Wakil Ketua I TP-PKK Lambar Gurti Mad Hasnurin, Kepala Bagian Humas dan Protokol Burlianto Eka Putra, SH., Kepala Bagian Kesra Saparudin,Camat, Peratin dan masyarakat setempat. (Istimewa)

Dalam kesempatan ini Bupati Lambar di dampingi Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus, Wakil Ketua I TP-PKK Lambar Gurti Mad Hasnurin, Kepala Bagian Humas dan Protokol Burlianto Eka Putra, Kepala Bagian Kesra Saparudin,Camat, Peratin dan masyarakat setempat.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa pengajian sebagai tempat bersilatirahmi antara pemerintah, ulama dan masyarakat, sehingga dalam kesempatan seperti ini masyarakat dapat menyampaikan langsung saran dan masukan kepada pemerintah daerah terkait pembangunan daerah yang telah atau akan dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat dan daerah baik dalam bidang sosial, budaya dan infrastruktur.

Parosil mengajak " mari sama-sama jaga ukhuwah islamiah serta persatuan dan kesatuan, karena itu semua tidak dapat dilakukan sendiri tetapi harus beguai jejama", pengajian harus memiliki nilai refleksi diri dan harus berpengaruh terhadap mata hati serta diri kita, selain itu pengajian ini digunakan sebagai ajang silaturahmi dan beribadah karena acara seperti ini pasti membahas tentang agama sehingga kita dapat bersama-sama belajar dalam balutan agama yang sama.

Terakhir, ia berpesan kepada guru ngaji agar lebih meningkatkan kualitas pengajarannya agar program pemerintah yaitu memberikan insentif kepada guru ngaji benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di TPA Nurul Yaqin, tutupnya.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved