Honda Dukung Kemandirian Ekonomi Alumni SMK di Lampung Lewat Program The Youthpreneurship

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengukuhkan komitmennya dalam menyiapkan pengusaha muda unggulan melalui Astra Honda Youthpreneurship Program.

Honda Dukung Kemandirian Ekonomi Alumni SMK di Lampung Lewat Program The Youthpreneurship
Ist
Astra Honda Youthpreneurship Program 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengukuhkan komitmennya dalam menyiapkan pengusaha muda unggulan melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AH-YPP).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha bengkel muda yang merupakan lulusan sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (KTBSM) Astra Honda.

Sebagai bagian dari rangkaian program Satu Hati Education Program (SHEP), program ini digelar untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK yang terampil sekaligus siap menjalankan usahanya sendiri.

Dalam program ini, manajemen PT Astra Honda Motor dan PT Tunas Dwipa Matra selaku main dealer sepeda motor Honda di Lampung mengunjungi salah satu siswa lulusan SMK Binaan Honda yang terpilih yakni Fajar Laksono, Siswa Lulusan SMK Kosgoro Lampung Timur, untuk menyerahkan bantuan secara langsung yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha bengkel miliknya.

Lulusan asal Desa Budi Lestari Tanjung Bintang Lampung Selatan ini mengatakan, program ini sangat membantu membuka wawasan bagaimana menjadi pengusaha muda yang mampu dan terus tumbuh dan berkembang.

“Kesempatan bertemu dengan para peserta dari berbagai daerah juga membantu dalam hal networking untuk saling berbagi dalam mengembangkan bengkel," jelasnya dalam rilis, Senin (17/12).

Sebelumnya, para lulusan siswa SMK TBSM binaan Astra Honda diseleksi di tingkat regional oleh jaringan main dealer Honda. Peserta pelatihan yang terpilih telah memenuhi kriteria utama seleksi, yaitu telah menjalankan usaha bengkel baik secara mandiri dan/atau bekerjasama dengan pihak lain minimal satu tahun.

Kriteria ini ditentukan untuk menemukan lulusan SMK TBSM Astra Honda yang paling siap berproses mengembangkan usaha bengkel dengan lebih berkualitas, cakupan usaha lebih luas, dan memiliki manajemen usaha yang baik.

General Manager Marketing TDM Dony Ronaldo mengatakan, kebutuhan tenaga kerja terampil dunia industri di berbagai sektor saat ini sedang menjadi sorotan besar.

Dunia pendidikan menjadi ujung tombak pemenuhan kebutuhan ini. Salah satunya melalui pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diharapkan mampu melahirkan alumni terampil, berkarakter, dan mumpuni untuk bersaing memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dunia industri.

"Program ini merupakan salah satu upaya Honda untuk menyiapkan pengusaha muda khususnya di Lampung. Program ini juga membuktikan komitmen Honda untuk melahirkan pengusaha muda yang profesional di bidangnya, terutama bidang perbengkelan," jelasnya.

Ditambahkan Manager Service TDM Adi Chanserrio, pihaknya melakukan pendampingan secara intensif bagi para peserta dalam mengelola bengkelnya. Dengan strategi ini, diharapkan para pengusaha muda ini semakin berkembang dan mampu menjadi pengusaha mandiri yang sukses dalam mengelola bengkelnya.

“Bengkel sepeda motor adalah bidang usaha yang menjanjikan untuk dikembangkan dan kesempatan tersebut mampu diambil oleh para lulusan SMK TBSM Astra Honda. Mereka sudah memiliki kemampuan teknik yang baik dari pembinaan komprehensif di sekolah. Ditambah dengan pelatihan wirausaha, kami yakin mereka mampu menjadi pengusaha bengkel yang tak hanya ahli namun juga mampu mengembangkan bisnisnya”, ujarnya. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved