Tribun Tulangbawang

Winarti: Bukan Zamannya Perempuan Hanya Ada di Sumur, Dapur, dan Kasur

Bupati Tulangbawang Winarti: Bukan Zamannya Perempuan Hanya Ada di Sumur, Dapur, dan Kasur

Winarti: Bukan Zamannya Perempuan Hanya Ada di Sumur, Dapur, dan Kasur
Istimewa
Seminar Nasional dan Sekolah Kader Kopri GSG Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulangbawang, Senin (17/12/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID TULANGBAWANG -Bupati Tulangbawang Hj. Winarti menjadi pemateri dalam seminar nasional "Peran Perempuan Dalam Eksistensi Ranah Publik" di GSG Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulangbawang, Senin (17/12/2018).

Seminar Nasional dan Sekolah Kader Kopri (SKK) itu diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri.

Turut hadir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Lampung, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Tulangbawang, Ika PMII Tulangbawang, serta perwakilan dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati Tulangbawang Winarti menyampaikan secara lengkap, yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Nazarudin.

Winarti mengungkapkan, jika mendengar kata perempuan, kita akan berpikir tentang sosok pribadi yang tugasnya tidak jauh seputar sumur, dapur, dan kasur.

Ini sesuai dengan kodrat perempuan yang diciptakan memiliki peran reproduksi, sebagai ibu yang bertugas melahirkan dan membesarkan anak.

Perempuan cenderung lebih dipandang sebagai sosok yang lemah lembut (feminin) yang membutuhkan perlindungan laki-laki (maskulin), sehingga mereka hanya diberi peran dalam ranah domestik yang terkait dengan kodrat perempuan dalam rumah tangga.

"Meskipun banyak perempuan berperan sebagai pencari nafkah dalam sektor informal seperti bertani, berdagang, menjahit, menjual kue, dan lain-lain, peran ini dilakukan di rumah dan sejalan dengan urusan rumah tangga sehingga tidak banyak menimbulkan konflik," kata Winarti.

Seiring dengan perkembangan zaman, peran perempuan mengalami perubahan sebagai reaksi atas perubahan struktur perekonomian yang mengarah pada proses industrialisasi.

"Perempuan bekerja tidak hanya terbatas pada sektor informal, tetapi juga merambah sektor formal yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan tingkat tinggi," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved