Cara Menghindari Mesin Mobil Mati Mendadak di Tengah Genangan Air atau Banjir

Cara Menghindari Mesin Mobil Mati Mendadak di Tengah Genangan Air atau Banjir

Cara Menghindari Mesin Mobil Mati Mendadak di Tengah Genangan Air atau Banjir
Istimewa/Tribunlampung.co.id
Garda Siaga 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berkendara saat musim hujan seperti sekarang agar selalu berhati-hati, terutama ketika melintasi genangan air maupun banjir.

Apabila tidak disikapi dengan tepat, kondisi ini bisa menimbulkan permasalahan pada kendaraan anda.

Dan yang paling sering terjadi adalah terdampak risiko engine water hammer pada mobil.

Beda Ban Vulkanisir dan Suntikan, Kenali Pula Ciri Ban Mobil yang Sudah Waktunya Diganti

Asuransi Astra Cabang Lampung membagikan tips agar mobil tidak terkena risiko engine water hammer.

Branch Head Asuransi Astra Lampung, Ekki Primanda Ramadhan menjelaskan, engine water hammer atau hydrolocking adalah keadaan saat mesin mobil mati mendadak.

Disebabkan oleh air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston.

Sehingga stang piston akan bengkok, ring piston akan rusak, dinding silinder akan terluka, dan yang paling parah adalah melengkungnya head silinder.

Menghindari terjadinya engine water hammer ini adalah:

1. Memastikan posisi genangan air setidaknya 30 cm di bawah air intake agar pada saat melewati genangan, air intake tetap aman dan tidak menyedot air.

Halaman
12
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved