Tips Berkendara Cerdas Saat Musim Hujan ala Asuransi Astra Lampung

Asuransi Astra Cabang Lampung membagikan tips agar mobil tidak terkena risiko engine water hammer.

Tips Berkendara Cerdas Saat Musim Hujan ala Asuransi Astra Lampung
Ist
Tips Berkendara Cerdas Saat Musim Hujan ala Asuransi Astra Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Memasuki musim hujan yang diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun, membuat beberapa daerah di Kota Bandar Lampung tergenang air bahkan mengalami banjir.

Apabila tidak disikapi dengan tepat, kondisi ini mampu menimbulkan permasalahan pada kendaraan kita, yang paling sering terjadi adalah engine water hammer.

Untuk itu, Asuransi Astra Cabang Lampung membagikan tips agar mobil tidak terkena risiko engine water hammer.

Branch Head Asuransi Astra Lampung Ekki Primanda Ramadhan menjelaskan, engine water hammer atau hydrolocking adalah keadaan saat mesin mobil mati mendadak disebabkan oleh air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston.

Sehingga stang piston akan bengkok, ring piston akan rusak, dinding silinder akan terluka, dan yang paling parah adalah melengkungnya head silinder.

Cara menghindari terjadinya engine water hammer ini adalah dengan memastikan posisi genangan air setidaknya 30 cm dibawah air intake agar pada saat melewati genangan, air intake tetap aman dan tidak menyedot air.

Selain itu, injak gas secukupnya dan jangan menggunakan putaran mesin tinggi agar knalpot tidak kemasukan air.

“Cara terbaik untuk menghindari engine water hammer ini sebenarnya adalah menghindari genangan itu sendiri, apabila belum terlanjur lebih baik putar balik dan lewat jalan lain. Jangan pernah memaksa atau sengaja menerjang genangan,” jelasnya dalam rilis, Selasa (18/12).

Ia menambahkan, selain dapat mengurangi performa mesin mobil, merujuk pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab II pasal 3 ayat 4, kerusakan mesin akibat kedua kejadian tersebut juga merupakan jenis kejadian yang dikecualikan.

"Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan. Sehingga kerusakan pada mesin mobil akibat kejadian ini tidak akan bisa diklaim.

Untuk itu, pemilik kendaraan diimbau untuk selalu memerhatikan kondisi jalan yang akan dilalui atau juga dapat memperluas jaminan perlindungan mobil dengan perluasan jaminan terhadap kejadian banjir agar tetap bisa klaim kerusakan yang disebabkan karena genangan.

"Jika mobil sudah terlindungi dengan perluasan perlindungan banjir, pastikan juga anda tidak menerjang banjir dan tidak menyalakan mobil yang terendam air sebelumnya. Bila mobil anda terendam banjir, cukup hubungi call center 24 jam Asuransi Astra di nomor 1500112 untuk mendapat penanganan yang paling tepat dari awak Garda Siaga," imbuh dia. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved