Tribun Way Kanan

Pemkab Way Kanan Peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018

Pemkab Way Kanan Peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018

Pemkab Way Kanan Peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018
Istimewa
Pelaksanaan Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018, di GSG Way Kanan Kamis (20/12/2018) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan peringati Hari Kesetiakawanan sosial Nasional tahun 2018 tingkat Kabupaten Way Kanan bertempat di GSG Way Kanan, Kamis (20/12/2018).

Wakil Bupati Edward Antony yang hadir dalam acara tersebut menururkan bahwa Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang diperingati tanggal 20 Desember setiap tahun, merupakan sebagai rasa syukur dan hormat atas keberhasilan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam menghadapi ancaman bangsa lain yang ingin menjajah kembali bangsa inj.

"Peringatan HKSN merupakan upaya untuk mengenang, menghayati dan meneladani semangat persatuan, kesatuan, kegotongroyongan dan kekeluargaan rakyat Indonesia yang secara bahu membahu mengatasi permasalahan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa atas pendudukan kota Yogyakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia oleh tentara Belanda pada tahun 1948." Ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh di dalam masyarakat tersebut harus dikembangkan, direvitalisasi, didayagunakan dalam kehidupan berbangsa.

Menurutnya pada saat ini bangsa Indonesia masih berhadapan dengan berbagai masalah kesejahteraan sosial yang meliputi kemiskinan, keterlantaran, ketunaan, keterpencilan dan kebencanaan yang jumlahnya tidak kecil. Sementara pemerintah memiliki kemampuan terbatas sehingga diperlukan peran serta masyarakat.

"Kesetiakawanan sosial masa kini adalah instrumen menuju kesejahteraan masyarakat melalui gerakan peduli dan berbagi, oleh, dari dan untuk masyarakat baik sendiri-sendiri maupun secara bersamaan berdasarkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, kegotongroyongan dan kekeluargaan yang dilakukan secara terencana, terarah dan dan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia Sejahtera (INDOTERA)." Tambahnya.

Peringatan HKSN diharapkan dapat menjadi “alat pengungkit” untuk menggerakkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang ada dimasyarakat, yang dilaksanakan ditingkat pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota.

Tiga prinsip dasar kesetiakawanan sosial yaitu : Prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat, yang berarti bahwa kegiatan Peringatan HKSN memerlukan peran aktif seluruh unsur masyarakat, antara lain, Pemda, TNI dan Polri, organisasi sosial/Lembaga Swadaya Masyarakat, unsur generasi muda, lembaga pendidikan, dunia usaha, media massa, pemuka masyarakat dan agama, relawan sosial dan masyarakat secara umum yang didayagunakan untuk kepentingan masyarakat.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved