BPJS Ketenagakerjaan Siap Bayarkan Santunan Korban Tsunami di Banten dan Lampung

BPJS Ketenagakerjaan menyatakan siap membayarkan santunan bagi korban yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Siap Bayarkan Santunan Korban Tsunami di Banten dan Lampung
Ist
BPJS Ketenagakerjaan Siap Bayarkan Santunan Korban Tsunami di Banten dan Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - BPJS Kesehatan melalui Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif, menyatakan keprihatinan dan kesedihan mendalam atas terjadinya musibah tsunami di Banten-Lampung.

BPJS Ketenagakerjaan menyatakan siap membayarkan santunan bagi korban yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, terdapat peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sedang dalam posisi melaksanakan tugas atau kegiatan kedinasan saat musibah terjadi.

"Jika memang para korban peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut sedang bekerja, maka ini menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan karena masuk dalam kategori kasus kecelakaan kerja," jelasnya dalam rilis, Selasa (25/12).

Tanggungan tersebut, lanjut dia, diantaranya berupa perawatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis dan santunan sebesar 48 kali upah bagi korban yang meninggal.

Bertambah Lagi, Jumlah Korban Meninggal Akibat Tsunami di Lamsel Jadi 110 Orang

Ibu dan Bayinya Berusia 1 Bulan Selamat Dihempas Tsunami, 11 Jam Tertimbun Reruntuhan Rumah

Untuk mempercepat proses pendataan, BPJS Ketenagakerjaan juga mengimbau masyarakat untuk membantu melapor ke BPJS Ketenagakerjaan melalui call center 1500910 atau hotline khusus yang dipersiapkan di nomor 082169761535 dan 082217000855.

"Tim kami sudah berada di lapangan untuk membantu mempercepat dan mempermudah proses pendataan terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kami siap melaksanakan perlindungan dan membayarkan santunan bagi para peserta kami sesuai dengan haknya. Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu korban ataupun keluarga korban dalam melewati masa-masa seperti sekarang ini," tutup Krishna. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved