Tribun Mesuji

Pemkab Mesuji Bagikan 29 Ton Beras untuk Warga Miskin di Sidomulyo

Pemkab Mesuji menggelontorkan 29,4 ton beras untuk masyarakat miskin di Desa Sidomulyo Kecamatan Mesuji, Rabu (25/12).

Pemkab Mesuji Bagikan 29 Ton Beras untuk Warga Miskin di Sidomulyo
Tribunlampung/Endra
Bupati Mesuji Khamami kepada membagikan beras kepada 421 kepala keluarga dari desa Wiralaga Mulya, Sidomulyo, Nipah Kuning, Sungai Badak, Wiralaga 1 dan Wiralaga 2. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Pemkab Mesuji menggelontorkan 29,4 ton beras untuk masyarakat miskin di Desa Sidomulyo Kecamatan Mesuji, Rabu (25/12).

Beras sejahtera daerah (Rastrada) tersebut dibagikan langsung Bupati Mesuji Khamami kepada
421 kepala keluarga dari desa Wiralaga Mulya, Sidomulyo, Nipah Kuning, Sungai Badak, Wiralaga 1 dan Wiralaga 2.

Masing-masing KK mendapat 70 kilogram beras untuk jatah selama tujuh bulan kedepan.

Bupati Khamami mengatakan, beras rastrada tersebut merupakan pemberian Pemkab Mesuji yang dianggarkan dalam APBD Mesuji.

"Ini (Rastrada) bukan dari APBN yah. Kalau dari APBN disalurkan oleh bulok, sedangkan rastrada ini disalurkan melalui bagian kesra Sekertariat Kabupaten Mesuji," terang Khamami.

Khamami mengatakan, beras yang dibagikan tersebut murni hasil produksi petani Mesuji.

"Rastrada ini merupakan wujud perhatian Pemkab Mesuji kepada masyarakat miskin. Di Kabupaten lain Rastrada tidak ada, yang ada hanya di Mesuji," paparnya.

Sementara, Kabag Kesra Pemkab Mesuji, Slamet Sulaiman mengatakan bahwa di Mesuji, KK berpendapatan rendah cukup banyak mencapai angka 22.562 KK.

Dari jumlah itu, 6ang dibantu rastra APBN sebanyak 9.562 KK.

Sejauh ini, dia mencatat masih ada 13 ribu KK yang belum mendapat beras.

Tergiur Harga Murah, Warga Tuba Tertipu Beli Motor Via Facebook, Pelaku Mengaku Anggota Polwan

Dari jumlah 13 ribu KK itu, Pemkab Mesuji baru mampu memberikan beras rastrada untuk 6 ribu KK pada tahun 2018.

"Jadi masih ada 7 ribu KK lagi yang belum mendapat beras rastrada karena keterbatasan anggaran. Kira rencanakan tahun 2019 nanti akan ditambah lagi 500 KK lagi, jadi jumlahnya 6.500 KK," terang Slamet Sulaiman.

"Warga yang belum dapat harap bersabar," tandas Slamet. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved