Asuransi Astra Lampung Sosialisasikan Pentingnya Mengenal Perluasan Asuransi

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kembali bahwa polis asuransi kendaraan yang dimiliki sudah meliputi perluasan terhadap bencana.

Asuransi Astra Lampung Sosialisasikan Pentingnya Mengenal Perluasan Asuransi
Ist
Asuransi Astra Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada hari Sabtu, 22 Desember lalu merupakan bencana yang tidak terduga oleh siapapun.

Tidak terkecuali daerah Lampung yang berhadapan langsung dengan Gunung Anak Krakatau juga turut terkena dampak dari bencana ini.

Selain kerusakan fisik bangunan di sekitar pantai, tidak sedikit pula kendaraan yang menjadi korban dari tsunami tersebut.

Salah satu upaya melindungi kendaraan yang dimiliki adalah dengan mengasuransikannya, namun apakah mobil yang dimiliki sudah terlindung dari risiko bencana tsunami?

Branch Head Asuransi Astra Lampung Ekki Primanda Ramadhan menjelaskan, berdasarkan lingkup perlindungannya, perlindungan asuransi bisa dibedakan menjadi perlindungan standar (basic coverage) dan perlindungan perluasan (extended coverage) yang mana keduanya ini akan menentukan apakah risiko yang terjadi dijamin atau tidak oleh perusahaan asuransi.

Perlindungan standar akan menjamin kendaraan terhadap risiko tabrakan, benturan, perbuatan jahat, pencurian, dan kebakaran.

Sedangkan perlindungan perluasan merupakan opsi yang dapat memperluas penjaminan untuk risiko tanggung jawab hukum pihak ketiga, bencana alam (gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan,
badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor, atau gejala geologi/meteorologi lainnya),
kerusuhan dan demonstrasi, atau bahkan perlindungan terhadap terorisme sabotase.

"Keterangan mengenai jenis perluasan ini dapat dilihat di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Belum tentu mobil yang sudah diasuransikan memiliki perlindungan terhadap bencana alam, karena
memang perlindungan bencana alam ini sifatnya adalah perluasan,” jelasnya dalam rilis, Rabu (26/12).

Untuk itu, lanjut Ekki, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kembali bahwa polis asuransi kendaraan yang dimiliki sudah meliputi perluasan terhadap bencana alam, sehingga mobil akan tetap terlindungi jika terjadi bencana.

“Jika memang kendaraan yang dimiliki belum memiliki perluasan bencana, pelanggan cukup datang ke kantor kami untuk melaporkan penambahan perluasan asuransi bencana, petugas kami akan siap membantu," tambah Ekki.

Terkait dengan terjadinya bencana tsunami di Lampung, Ekki menjelaskan, jika ada kustomer yang membutuhkan bantuan evakuasi unit dapat dibantu dengan fasilitas layanan emergency assistance, Garda Siaga.

Hal ini dapat dilakukan cukup dengan menelpon ke Garda Akses di nomor 1500112. Sedangkan untuk proses pelaporan klaim bencana tsunami dapat dilakukan dengan membuat laporan klaim dan melampirkan KTP, SIM, serta STNK. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved