Tsunami Pesisir Lampung

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG BANTEN - Status Krakatau Jadi Siaga, Ketua BMKG Imbau Masyarakat Jauhi Pantai

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengunjungi Media Center Tanggap Darurat Tsunami Selat Sunda.

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG BANTEN - Status Krakatau Jadi Siaga, Ketua BMKG Imbau Masyarakat Jauhi Pantai
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengunjungi Media Center Tanggap Darurat Tsunami Selat Sunda, di Labuan Pandeglang Banten, Rabu (26/12/2018).

Pada kesempatan tersebut, Kepala BMKG Dwikorita melakukan koordinasi dengan Kepala BNPB, Bupati Pandeglang, Basarnas, TNI/Polri, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Selain itu, Dwikorita juga menyempatkan diri menjawab berbagai pertanyaan dari media terkait informasi hoax yang beredar di masyarakat.

Level Siaga, Suara Menggelegar dan Kilatan Gunung Anak Krakatau Terjadi Sepanjang Hari

Dwikorita juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi pantai di Selat Sunda lantaran erupsi Gunung Anak Krakatau sampai saat ini berada pada level Siaga.

Gunung Anak Krakatau berubah menjadi status siaga pagi ini, Kamis (27/12/2018) dan sudah menunjukkan aktivitas sejak Juni 2018.

Berdasarkan laporan dari aktivitas vulkanik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, Gunung Anak Krakatau sudah berubah menjadi siaga level 3.

Dilansir Tribunnews.com dari TribunJakarta.com, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar mengatakan, Gunung Anak Krakatau rupanya sudah menunjukan aktivitas sejak bulan Juni 2018.

"Aktivitas Gunung Anak Krakatau memang beberapa hari ini meningkat dari tanggal 29 Juni 2018 mulai aktivitasnya begitu menonjol sampai sekarang," ujar Rudy di pos pantau Pasaruan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (27/12/2018).

Kisah Mencekam Warga Satu Pulau Terkurung Debu Gunung Anak Krakatau, Suara Dentuman Diiringi Kilatan

Hingga, pada tanggal 22 Desember 2018, aktivitasnya semakin meningkat dan melakukan erupsi sehingga menyebabkan tsunami dan gelombang pasang hingga tanggal 24 Desember 2018.

"Tanggal 22-24 Desember, hembusan letusan terjadi dengan amplitudo yang cukup tinggi overscale kemarin saya dapat laporan ada di 25 mili amplitudonya," jelas Rudy.

Halaman
12
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved