Tribun Way Kanan

Adipati Surya Hadiri Perayaan Natal Bersama Pemuda Khatolik Komisariat Cabang Way Kanan

Adipati surya hadiri acara Perayaan Natal Dengan Pemuda Khatolik Komisariat Cabang Way Kanan yang bertempat di gereja katolik Santo Tomas Kp Sriwijaya

Adipati Surya Hadiri Perayaan Natal Bersama Pemuda Khatolik Komisariat Cabang Way Kanan
Istimewa
Bupati Way Kanan Adipati Surya dalam pembukaan Perayaan Natal Bersama Pemuda Khatolik Komisariat Cabang Way Kanan pada Sabtu, (29/12/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID WAY KANAN - Pemerintah kabupaten Way Kanan hadiri acara Perayaan Natal Bersama Pemuda Khatolik Komisariat Cabang Way Kanan yang bertempat di gereja katolik Santo Tomas Kp Sriwijaya Kec. Bl.Umpu pada Sabtu, (29/12/2018).

Bupati  Raden Adipati Surya dalam sambutannya sampaikan bahwa Perayaan natal merupakan salah satu bentuk pengakuan Iman Umat Kristiani kepada Allah yang telah mengaruniakan anaknya yang tunggal, Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat manusia, raja damai dan pembawa terang bagi umat manusia. Ia datang ke dalam dunia untuk membawa syaloom bagi seluruh umat manusia. Kedatangan-nya mendamaikan manusia dengan tuhan dan manusia dengan sesamanya. Ia telah merobohkan tembok pemisah dan membangun persekutuan baru, yang kokoh dan tangguh, yang bersumber dan berakar didalam diri-nya.

“Oleh karena itu, merayakan natal bukanlah hanya sekedar kebiasaan atau tradisi semata, melainkan harus benar-benar murni pengakuan iman atas kelahiran Yesus Kristus sang Putera Natal, penebus dosa umat manusia. Sehingga Natal akan membawa makna bagi diri kita sendiri, bagi keluarga, bagi umat kristiani dan masyarakat. “ Ungkap Adipati.

Beliau mengatakan disisi yang lain, Perayaan Natal merupakan bentuk aktualisasi iman dan kasih kepada tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas pelayanan dan pengabdian sesuai karunia dan talenta yang kita miliki, agar kita saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian.

“Dalam semangat pesan natal ini, saya mengajak segenap kita semua untuk hidup kudus, penuh pengharapan, senantiasa berpikir cerdas dan bekerja keras mengupayakan alam ciptaannya menjadi berkat bagi sesama manusia.” Jelasnya.

Adipati menambahkan bahwa Suasana natal di Kabupaten Way Kanan, sebagaimana yang dirasakan oleh umat kristiani saat ini adalah suasana damai dan penuh kerukunan. Sesungguhnya pula, menjadi cita-cita kita semua untuk menciptakan suatu tata dunia yang damai, adil dan harmonis. Dunia yang bebas dari konflik, kekerasan, penindasan dan peperangan.

 Dalam suasana seperti itu, umat manusia hidup dengan penuh persaudaraan, saling mencintai dan bersama-sama berbuat kebajikan, demi kebahagiaan umat manusia. Inilah cita-cita kemanusiaan yang hakiki, yang harus dihadirkan dalam merayakan Natal Yesus Kristus.

“Kita menyadari, bahwa Kabupaten Way Kanan sangat majemuk terdiri dari suku, agama, etnis, bahasa dan budaya. Tidak ada cara lain untuk menghadapi kemajemukan itu, kecuali dengan membangun kebersamaan, saling menghormati, serta saling menghargai perbedaan masing-masing. Kemajemukan kita harus kita sikapi dengan penuh rasa syukur. Keragaman yang kita miliki harus kita terima sebagai anugerah dari tuhan yang maha kuasa. Dengan demikian pluralisme pada akhirnya akan mengantar agama-agama untuk kembali pada panggilan dasarnya, memperjuangkan damai sejahtera Allah  agar bumi ini menjadi ”tempat yang layak dihidupi bersama”  dan  harus dijaga dan diselamatkan bersama.” ungkapnya

Beliau mengajak masyarakat merayakan natal dengan penuh kesederhanaan. Hindari dan jauhkan perilaku-perilaku konsumtif dan pemborosan yang hanya akan membuat bangunan ekonomi kita rapuh. Yang terpenting adalah pemberian diri kita untuk semakin dekat dengan sang Putra Natal sebagai pemberi hidup bagi manusia, melalui perubahan dan pembaharuan pola hidup ke arah yang lebih baik.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved