1R1J Jadi Upaya Penanggulangan DBD

Penanganan kasus DBD di wilayah kabupaten Pringsewu yaitu menggelar program 1R1J yaitu satu rumah satu jumantik.

1R1J Jadi Upaya Penanggulangan DBD
Nakita
Ilustrasi - dbd tanpa bintik merah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kadis Kesehatan Pemkab Pringsewu Purhadi, menyatakan beberapa upaya sudah dilakukan dalam penanganan kasus DBD di wilayah kabupaten Pringsewu yaitu menggelar program 1R1J yaitu satu rumah satu jumantik.

"Ya untuk penanganannya kita ada program satu rumah satu jumantik dalam satu keluarga ada satu orang yang memantau jentik. Kami sudah sosialisasi ke kecamatan disampaikan ke pekon," terangnya, Selasa, 1 Januari 2018.

Sementara pelaksanaan fogging (pengasapan) dalam penanganan DBD pada prinsipnya kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa saja.

Waspada Tiga Titik Rawan Penyebaran DBD di Pringsewu

Di samping itu bahan yang digunakan untuk fogging tidak sehat karena dapat menimbulkan racun.

"Fogging kurang efektif sehingga kita harus mutus mata rantai seperti larva dan jentik nyamuknya. Maka kami imbaua masyarakat lebih kepada jaga kebersihan dan tingkatkan PSN," tandasnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved