Tsunami Pesisir Lampung

Ibu-ibu Lazdai Lampung Jual Pakaian Bekas demi Bantu Korban Tsunami

Tapi, penggalangan dana yang dilakukan ibu-ibu relawan Lazdai Lampung terbilang unik. Mereka menggelar bazar pakaian murah.

Ibu-ibu Lazdai Lampung Jual Pakaian Bekas demi Bantu Korban Tsunami
Istimewa
Lazdai Lampung menggelar bazar pakaian bekas di depan Pasar Pekalongan, Lampung Timur, Selasa, 1 Januari 2019. 

Ibu-ibu Lazdai Lampung Jual Pakaian Bekas demi Bantu Korban Tsunami

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bencana tsunami yang terjadi di Lampung Selatan dan Banten mengundang keprihatinan dan kepedulian dari banyak pihak.

Sejumlah kalangan seolah berlomba-lomba menggalang bantuan untuk meringankan penderitaan korban bencana.

Banyak cara yang dilakukan masyarakat dan organisasi dalam proses pengumpulan bantuan.

Tinjau Korban Tsunami, Berikut Agenda Presiden Jokowi di Lampung Selatan Besok

Jokowi Akan Tinjau Lokasi Tsunami Lampung Selatan, Korem Siapkan 1.000 Personel

Tapi, penggalangan dana yang dilakukan ibu-ibu relawan Lazdai Lampung terbilang unik.

Mereka menggelar bazar pakaian murah.

Lazdai Lampung menggelar bazar pakaian bekas di depan Pasar Pekalongan, Lampung Timur, Selasa, 1 Januari 2019.
Lazdai Lampung menggelar bazar pakaian bekas di depan Pasar Pekalongan, Lampung Timur, Selasa, 1 Januari 2019. (Istimewa)

Pakaian dengan berbagai macam ukuran dijual dari mulai Rp 2.000 sampai Rp 20 ribu per helai.

Hasilnya 100 persen disumbangkan untuk korban tsunami.

Rombongan 

Kegiatan ini dilakukan di depan Pasar Pekalongan, Lampung Timur, pada 1-3 Januari 2019.

Dengan harga murah, pakaian yang didapat dari sumbangan beberapa donatur itu laris dibeli oleh masyarakat sekitar.

"Kegiatan ini kami lakukan karena informasi dari pengungsian donasi pakaian sudah terlalu banyak. Justru yang dibutuhkan saat ini adalah Obat-obatan, makanan, pembalut wanita, dan lain-lain. Oleh karena itu, kami berinisiatif menjual pakaian layak pakai yang uangnya akan kami belikan barang-barang yang dibutuhkan pengungsi," kata Arum Setyaningsih, koordinator bazar. (*)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved