Tribun Lampung Barat

Refleksi Setahun Liwa Sebagai Kota Budaya Pemkab Lambar Sajikan Hiburan Bernuansa Daerah

Wabup Lambar Mad Hasnurin di dampingi Asisten 3 Nopiardi Kuswan & artis Lampung Iwan Sagita ikut nyambai bersama-sama.

Refleksi Setahun Liwa Sebagai Kota Budaya Pemkab Lambar Sajikan Hiburan Bernuansa Daerah
Istimewa
Wabup Lambar Drs.Mad Hasnurin di dampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Ir.Noviardi Kuswan dan artis Lampung Iwan Sagita, Ikutbersama-sama peserta nyambai,(Selasa 1/1/2019) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID , LAMPUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar hiburan bernuansa daerah pada hari pertama menginjak tahun 2019 di lokasi Kebun Raya Liwa ( KRL), selasa (1/1).

Wabup Lambar Drs. Mad Hasnurin beserta Wakil Ketua TP-PKK Gurti Mad Hasnurin menghadiri semarak budaya dan ikut nyambai bersama - sama peserta nyambai, Selasa (1/1/2019)
Wabup Lambar Drs. Mad Hasnurin beserta Wakil Ketua TP-PKK Gurti Mad Hasnurin menghadiri semarak budaya dan ikut nyambai bersama - sama peserta nyambai, Selasa (1/1/2019) (Istimewa)

Kegiatan itu merupakan repleksi satu tahun kota Liwa sebagai Kota Budaya dari program unggulan kepeminpinan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Dihadiri Assisten dan Staff Ahli, Kepala OPD, Kabag serta Grup Nyambai Pekon di Kecamatan Balik Bukit, Batu Brak dan Sukau serta pemenang nyambai Festival Skala Brak.

Dalam kesempatan ini disuguhkan penampilan hiburan budaya seperti nyambai yg di ikuti pekon - pekon dari tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Balik Bukit, Sukau dan Batu Brak, serta menghadirkan artis dan lagu Lampung dari Iwan Sagita dan alat musik khas Lampung yaitu Gambus.

Dalam kesempatan tersebut Mad Hasnurin mengharapkan "Di tahun 2019 ini semoga Lampung Barat tetap menjadi kabupaten yang beradat dan berbudaya serta selalu dalam lindungan Allah subhannahu wa ta'ala",ujarnya

Kemudian, semarak budaya yang diselenggarakan hari ini adalah bentuk hiburan untuk masyarakat Lampung Barat dalam merayakan tahun baru, dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat terus melestarikan budaya Lampung khususnya nyambai, lagu lampung dan alat musik khas daerah setempat, tutupnya.

Kegiatan tersebut selain untuk hiburan juga bertujuan untuk menggalang dana untuk korban bencana Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan dan sekitarnya bekerjasama dengan Ikatan Muli Mekhanai Lampung Barat.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved