Waspada Tiga Titik Rawan Penyebaran DBD di Pringsewu

Kabupaten Pringsewu memiliki tiga titik rawan penyebaran penyakit demam berdarah dangue (DBD) di tahun 2018.

Waspada Tiga Titik Rawan Penyebaran DBD di Pringsewu
TOTO SIHONO
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kabupaten Pringsewu memiliki tiga titik rawan penyebaran penyakit demam berdarah dangue (DBD) di tahun 2018.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kadis Kesehatan Pemkab Pringsewu Purhadi, Selasa, 1 Januari 2018. "Titik rawan untuk penyebaran DBD di wilayah Pringsewu yaitu Kecamatan Gading Rejo, Pagelaran, dan Pringsewu," paparnya.

Menurutnya, wilayah-wilayah tersebut termasuk rawan dikarenakan kalau dilihat masih kurang sadarnya perhatian masyarakat terhadap pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Kemungkinan masih kurang sadar PSN karena kalau PSN ini upaya untuk memberantas jentiknya sehingga memutus mata rantai," ungkapnya.

BMKG Prediksi Angin Kencang Selama Sepekan, Kenali Tanda Puting Beliung dan Sifat Puting Beliung

Longsor Usai Hujan Deras di Cisolok Sukabumi, 4 Orang Tewas dan 4 Lainnya Dalam Pencarian

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat selama tahun 2018, sambungnya, total jumlah kasus DBD di kabupaten Pringsewu mencapai sebanyak sekitar 500 an kasus.

"Jumlah kasus hampir serupa pada tahun 2017 lalu yang jumlahnya sebanyak 550 kasus tersebar di wilayah Pringsewu. Di tahun 2018 ini paling mendominasi menyerang umur lima tahun ke atas yaitu umur 15 sampai 40 tahun," terang Purhadi. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved