Fahri Hamzah Protes Karni Ilyas di ILC TV One, Penonton Tepuk Tangan

Politikus Fahri Hamzah Protes Karni Ilyas di ILC TV One, Penonton Tepuk Tangan

Fahri Hamzah Protes Karni Ilyas di ILC TV One, Penonton Tepuk Tangan
Kompas Images
Fahri Hamzah Protes Karni Ilyas di ILC TV One, Penonton Tepuk Tangan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Fahri Hamzah protes Karni Ilyas di ILC TV One, Penonton Tepuk Tangan

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melayangkan protes keras ke Presiden Indonesia Lawyer Club (ILC) Karni Ilyas.

Hal tersebut tampak pada acara ILC yang tayang pada Selasa (1/1/19) dengan tema Benarkah KPK Mau Digembosi?

Mulanya, Karni Ilyas memberikan kesempatan Fahri Hamzah untuk memberikan pernyataan.

Heboh Awan Berbentuk Gelombang Tsunami, AirNav Indonesia Ungkap Potensi Bahaya

Fahri mengatakan bahwa UUD yang lama telah diamandemen 4 kali selama ini.

"Amandemen itu merupakan tuntutan mahasiswa, lalu diamandemen 4 kali, kita berubah dari negara otoriter menjadi demokrasi," ujar Fahri.

Fahri mengutip pernyataan Prof Jimly bahwa UUD 88 persen merupakan ketentuan baru, dan 12 persen merupakan ketentuan lama.

 

"Yang berubah secara konsisten adalah mengambil alih konsentrasi kekuasaan dari tangan negara kemudian diserahkan pada rakyat, beberapa pakar tata negara mengatakan itu merampas dari tangan negara diserahkan kepada rakyat, karena itu ada sistem penguatan legislatif, karena itu melihat perubahan yang begitu dahsayt tadi, ini kan sedaran transformasi dari otoriter menjadi demokrasi, merupakan sebuah proses membangun instutusi yang kuat bahwa problem negara harus ditangkap melalui institusi penegakkan hukum " ujarnya.

Fahri mengaku telah membaca UU KPK dan disebutkan bahwa KPK merupakan mandat sebagai institusi yang memberantas korupsi.

Retakan Baru di Tubuh Gunung Anak Krakatau Dikhawatirkan Picu Tsunami Susulan

"Namun sayangnya, KPK mengalami perubahan orientasi, dari orientasi perbaikan sistem, dari penataan sistem negara supaya migrasi birkorasi otoriter ke demokrasi berjalan baik, namun itu sayangnya tidak dilakukan KPK, sehingga KPK ada tugas untuk mencegah," ujar Fahri Hamzah.

Halaman
1234
Editor: taryono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved