Tribun Tulangbawang

Winarti Menghadiri Peringatan HUT ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar

Bupati Tulangbawang Bunda Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru

Winarti  Menghadiri Peringatan HUT  ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar
Istimewa
Hj. Winarti memotong nasi tumpeng pada acra HUT ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID , TULANGBAWANG - Bupati Tulangbawang Bunda Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam.

Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam
Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam (Istimewa)

Pada kesempatan tersebut perempuan bergelar adat Pangeran Suri Winarti ini mengajak seluruh elemen untuk dapat membangun kekompakan dan kebersamaan.

Demikian, membangun dari pinggiran sesuai dengan lakon wayang, Semar Bangun Kayangan, yang dipertontonkan, dan hal ini merupakan wujud nyata, dimana Pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat dengan 25 program pro-rakyat.

Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam
Hj. Winarti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) ke-10 Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Rabu (03/01/2019) malam (Istimewa)

"Maka tolong rakyat harus selalu peduli dengan Pemerintah, bila ada yang tidak sesuai, harus diperbaiki, saran dan masukan saudara semua sangat membantu agar program yang digulirkan Pemerintah dapat tepat sasaran dan sesuai keinginan dari pada kebutuhan masyarakat kita," ujar Bunda ketika memberika sambutan.

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini juga berharap seluruh warga Tulangbawang untuk dapat menjaga budaya berikut harus melestarikannya, seperti budaya wayang kulit, karena bukan milik orang Jawa dan bukan milik orang Lampung tapi milik Indonesia.

"Ayo kita jaga tali silaturahmi dan gotong royong, semoga acara wayangan ini bisa membawa inspirasi dan kerukunan di Kecamatan Banjar Baru dan Kabupaten Tulangbawang pada umumnya," harap Bunda Bergerak Melayani Warga (BMW).(Rls)

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved