Tribun Metro

DPRD Metro Dorong Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum Sekolah

Komisi II DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memasukkan mitigasi bencana dalam kurikulum sekolah.

DPRD Metro Dorong Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum Sekolah
net
gempa ilustrasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Komisi II DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memasukkan mitigasi bencana dalam kurikulum sekolah.

Anggota Komisi II Ridhuwan Sory Maoen Ali mengatakan, Indonesia ada dalam kawasan Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang rentan akan gempa bumi dan letusan gunung berapi. Sehingga mitigasi wajib menjadi pengetahuan.

Tunjangan Komunikasi Intensif Naik, Anggota DPRD Metro Terima Rp 8,5 Juta

"Kita jangan melihat Metro tenang-tenang. Dulu saat Liwa gempa kita pun kena guncangan. Jadi meski Metro dibilang jauh dari kawasan bencana, setiap potensi itu ada dan harus dipersiapkan," ungkapnya, Senin (7/1).

Sehingga bisa mengurangi resiko dari dampak bencana. Minimal bisa menyelamatkan diri. Karena bencana bisa menyerang siapa saja dan dimana saja. Karenanya, pengetahuan tentang mitigasi perlu didorong luas.

Banggar DPRD Metro Sebut Pemberian Seragam Sekolah Kurang Bermanfaat

"Misal, ada orang Metro lagi di suatu daerah dan terjadi bencana di sana. Jadi pengetahuan akan bencana itu diperlukan semua orang. Biar tidak panik dan tahu langkah awal yang harus dilakukan," katanya lagi.

Karena itu, ia mendorong ada pendidikan mitigasi bencana masuk dalam kurikulum sekolah. Termasuk pemahaman RTRW kepada masyarakat terkait mana-mana saja wilayah yang rawan bencana.

"Alangkah baiknya sejak awal diinformasikan ke masyarakat. Persiapan itu yang penting, dimana pun kita berada, kalau ada bencana tahu yang akan dilakukan, itu fungsinya informasi diberikan sejak usia dini," imbuhnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved