Public Service

Hukum Memukul Orang yang Sedang Mabuk

Bolehkah memukul orang yang sedang mabuk karena dianggap meresahkan dan mengganggu kenyamanan lingkungan?

Hukum Memukul Orang yang Sedang Mabuk
net/ilustrasi
tinju

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - KEPADA Yth LBH Bandar Lampung. Bolehkah memukul orang yang sedang mabuk karena dianggap meresahkan dan mengganggu kenyamanan lingkungan?

Kondisi Terkini Wanita Mabuk di Pesawat Garuda, Ngamuk Pukul Pilot hingga Dihukum Setimpal

Jadi intinya memukul karena membela diri, bagaimana ketentuan hukumnya. Terima kasih atas penjelasannya.
Pengirim: +6281269637xxx

Tidak Kena Pidana Jika Membela Diri

Terima kasih atas pertanyaan anda, kami akan menguraikan pertanyaan Anda. Bahwa tentang memukul orang itu dapat dikenakan tindak pidana penganiayaan Pasal 351 KUHP dan dapat dihukum pidana selama 2 tahun 8 bulan. Apabila korban mengalami luka berat bisa dipidana selama 5 tahun.

Oleh karena itu, terkait penganiayaan ini tidak disebutkan dalam kondisi apa seseorang menjadi objek/korban penganiayaan. Berarti hal ini berlaku bagi semua orang yang melakukan penganiayaan terhadap orang lain.

Tidak peduli kondisi orang itu apakah mabuk atau tidak. Maka jika Anda memukul orang mabuk Anda dapat saja dikenakan pidana sesuai Pasal 351 ayat (1) KUHP.

1 dari 5 Tersangka Pengeroyok Anggota TNI di Ciracas Ternyata Mabuk Miras

Akan tetapi Anda dapat tidak dipidana jika memukul orang mabuk karena alasan membela diri jika memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 49 KUHP.

Dengan syarat-syarat pembelaan darurat menurut R. Soesilo (hal. 64-65), yaitu:

1. Perbuatan yang dilakukan itu harus terpaksa dilakukan untuk mempertahankan (membela). Pertahanan itu harus amat perlu, boleh dikatakan tidak ada jalan lain.
Di sini harus ada keseimbangan yang tertentu antara pembelaan yang dilakukan dengan serangannya. Untuk membela kepentingan yang tidak berarti misalnya, orang tidak boleh membunuh atau melukai orang lain.

2. Pembelaan atau pertahanan itu harus dilakukan hanya terhadap kepentingan-kepentingan yang disebut dalam pasal itu yaitu badan, kehormatan dan barang diri sendiri atau orang lain.

3. Harus ada serangan yang melawan hak dan mengancam dengan sekonyong-konyong atau pada ketika itu juga.

Jadi saran dari kami apabila orang mabuk tersebut tidak mengganggu Anda dan ketertiban umum maka sebaiknya dibiarkan saja.

Tetapi jika orang mabuk tersebut mengganggu ketertiban umum atau bahkan sampai mengganggu Anda, maka Anda dapat melaporkannya pada polisi agar segera diamankan oleh pihak kepolisian.

Chandra Bangkit Saputra, S.H.
Wakil Direktur LBH Bandar Lampung 

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved