Kontestan Pildek Kedokteran Unila Sesalkan Regulasi Perkonsil dan Permenristek Dikti

Pemilihan Dekan (Pildek) Kedokteran Universitas Lampung (Unila) diduga mengenyampingkan regulasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kontestan Pildek Kedokteran Unila Sesalkan Regulasi Perkonsil dan Permenristek Dikti
Rektorat Unila 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemilihan Dekan (Pildek) Kedokteran Universitas Lampung (Unila) diduga mengenyampingkan regulasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Salah satu kontestan pildek yang bisa dimintai komentarnya, Asep Sukohar saat dihubungi awak media, Rabu (9/1) mengatakan kalau dirinya tidak berharap apapun.

Tetapi ini semuanya untuk kepentingan institusi dan dirinya tidak ada masalah.

"Kalau menurut saya jelas itu sudah ada aturannya," katanya.

RSP Unila Bakal Diresmikan Akhir Tahun 2019

Dirinya tak berharap apapun dan semuanya juga sudah selesai. Kalau saat ini bagaimana mengomentari regulasinya.

Karena didalam aturan perkonsil kalau dekan itu harus dokter dan dalam Permenristek Dikti kompetensinya kedokteran.

Saat Akan Ditangkap, Mantan Ketua DPRD Ini Malah Tabrak dan Lindas Motor Milik Petugas Kejaksaan!

Aturan Perkonsil tahun 2012 Nomor 10 tahun 2012 poin 8.1 halaman 11 dan Permenristek Dikti Nomor 18 tahun 2018 pasal 23 ayat 3.

Kalau sudah seperti ini dirinya akan patuh kepada rektor termasuk hasilnya pildek ini.

Sedangkan dua kandidat lainnnya, Muhartono yang merupakan dekan incumbent dan Dyah dekan terpilih belum bisa dimintai keterangan meskipun ditelpon berkali-kali.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved