Tribun Lampung Selatan

Rumah Warga Korban Tsunami Diganti Rp 50 Juta per Unit

Rapat koordinasi kesiapsiagaan penanganan bencana Selat Sunda digelar di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan KebudayaaN.

Rumah Warga Korban Tsunami Diganti Rp 50 Juta per Unit
TRIBUN LAMPUNG / DEDI SUTOMO
Warga pesisir Kecamatan Rajabasa yang sebelumnya mengungsi di tenda di atas bukit kini mulai menempati tenda terpadu untuk tempat pengungsi sementara sembari menunggu pendirian hunian sementara (huntara), Jumat (11/1). 

Ia meminta kepada kepala daerah yang terkenda dampak tsunami Selat Sunda segera menyiapkan lahan sebagai lokasi untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang hancur dan penataan ruangan di kawasan rawan bencana.

Terpisah, warga pesisir Kecamatan Rajabasa yang mengungsi di bukit karena rumahnya rusak pasca tsunami kini menempati tenda khusus di tempat pengungsian sementara.

Tempat pengungsian itu berlokasi di belakang gedung sekolah SMA Negeri 1 Rajabasa, Desa Kunjir.

Sefrimengatakan. sekitar 25 tenda sementara yang didirikan masing-masing berukuran 3 meter x 3 meter telah dibuat bilik-bilik.

Setiap KK (kepala keluarga) akan mendapatkan satu bilik.

67 Pengungsi Tsunami Asal Pulau Sebesi Dipindah ke Wisma Atlet Kalianda

Ia menjelaskan, tenda yang didirikan bukan hunian sementara (Huntara).

"Itu tempat pengungsi sementara saja yang lebih layak karena selama ini pengungsi tinggal di pengungsian di atas bukit dan di kebun," terangnya.

Sedangkan huntara imbuhnya, memiliki standar. Huntara yang akan dibuat di Desa Kunjir, Way Muli Timur, Way Muli dan beberapa desa di pesisir Rajabasa memiliki standar yang sama dengan huntara di Palu, Sulawesi Tengah. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved