Tribun Tulangbawang Barat

Kasus OTT Kepala Tiyuh Sugiarto Tunggu Delik Hukum

Sugiarto diduga terlibat dugaan tindak pidana korupsi oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Polres Tulangbawang.

Kasus OTT Kepala Tiyuh Sugiarto Tunggu Delik Hukum
net
Ilustrasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat masih menunggu delik hukum terkait kasus yang menjerat Sugiarto, oknum Kepala Tiyuh Agung Jaya Kecamatan Waykenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Sugiarto diduga terlibat dugaan tindak pidana korupsi oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Polres Tulangbawang. Sugiarto dijaring OTT Tim Saber Pungli Polres Tulangbawang, terkait kasus kepengurusan balik nama surat tanah milik masyarakat Agung Jaya, yang terkena gusuran jalan tol di wilayah Way Kenanga, Tubaba.

Ibu Muda di Tulangbawang Barat Dilarikan ke Rumah Sakit dengan Pisau Masih Menancap di Perut

"Kita belum menindaklanjutinya. Yang jelas kita masih menunggu dari penegak hukum, seperti apa perkaranya," ungkap Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setdakab Tubaba Somad, melalui ponselnya, Minggu (13/1).

Somad menegaskan, kendati kepala tiyuhnya berstatus tersangka, untuk saat ini roda pemerintahan di Tiyuh Agung Jaya tetap terus berjalan seperti sediakala.
"Kalau urusan pemerintahan tiyuh kami pastikan harus tetap berjalan. Terutama pelayanan terhadap masyarakat, karena masih ada sekretaris tiyuhnya. Jadi, di tiyuh tidak ada kendala," ucap dia.

Di samping itu, lanjut dia, Pemkab Tubaba juga akan melihat sejauh mana upaya hukum yang dilakukan oknum Kepala Tiyuh Agung Jaya itu agar pihaknya bisa ikut mengambil langkah.

16 Pelajar Tulangbawang Barat Luncurkan Buku Menara di Tepi Kolam

"Ya, kita nanti lihat persoalan yang menjeratnya (Sugianto) seperti apa, kalau memang dimungkinkan kita memberikan bantuan hukum, kita akan melihatnya nanti," tukasnya.
Kejaksaan Negeri Tulangbawang menyatakan telah menerima berkas kasus yang menjerat oknum Kepalou Tiyuh Agung Jaya tersebut.

Ini menindaklanjuti upaya pelimpahan berkas P-21 dari Polres Tulangbawang, atas perkara tuduhan pungutan liar (pungli) terkait kengurusan balik nama surat tanah karena terkena pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Terbangi Besar-Kayu Agung pada tahun 2017 silam.

"Iya, kita lakukan penahanan terhadap tersangka (Sugiarto) atas pelimpahan dari Unit Tipikor Polres Tulangbawang. Ya, terjerat tindak pidana korupsi, yang mana tersangka ini melakukan pungli balik nama surat tanah warganya yang terkena dampak jalan tol," kata Kasi Intelejen Kejari Tulangbawang Akhmad Rafliansyah.

Rafli menjelaskan, tersangka dijerat dengan Pasal 12 Huruf A dan E Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi." Tersangka kami tahan sekitar pukul 17.00 wib Rabu sore tanggal 9 bulan Januari tahun 2019," terang dia.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved