Tribun Pringsewu

Pemkab Kembalikan Lahan Milik Gereja Katolik Paroki Santo Yusup

Pemerintah Kabupaten Pringsewu akhirnya mengembalikan lahan milik Gereja Katolik Paroki Santo Yusup

Pemkab Kembalikan Lahan Milik Gereja Katolik Paroki Santo Yusup
Tribun Lampung/R Didik Budiawan
DOKUMEN HIBAH - Bupati Pringsewu Sujadi menyerahkan dokumen hibah gedung eks perumahan dokter dan dokumen pengembalian lahan kepada Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono, Minggu (13/1) di halaman Gereja Santo Yusup Pringsewu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu akhirnya mengembalikan lahan milik Gereja Katolik Paroki Santo Yusup yang sebelumnya dipinjam untuk keperluan pemerintah setempat. Peminjaman itu berupa tanah yang dipakai untuk perumahan dokter.

Selain mengembalikan lahan, Pemkab Pringsewu juga menghibahkan barang milik Kabupaten Pringsewu berupa gedung eks perumahan dokter yang terbangun di atas tanah itu. Serta, menyerahkan tanah dan bangunan Kongregasi FSGM Indonesia yang sebelumnya disewa pemerintah.

Jajaran Tribun Lampung Silaturahmi dengan Bupati Sujadi

Itu setelah tanah dan bangunan yang disewa tersebut tidak digunakan lagi buat operasional RSUD Pringsewu. Sebab, pelayanan RSUD telah pindah ke tempat yang baru di Pekon Fajar Agung. Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengakui bila proses pengembalian lahan dan hibah bangunan ini cukup memakan waktu.

Penyerahan dokumen pengembalian lahan dan hibah tersebut dilakukan Bupati Sujadi kepada Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono dan Pimpinan Konggergasi FSGM Indonesia Sr.M Aquina FSGM, Minggu (13/1/2019) di halaman Gereja Santo Yusup Pringsewu

Bupati Sujadi: NKRI Bisa Tegak Kalau Tidak Berkembang NKRT

Sujadi menyampaikan terima kasih, karena bila tidak ada kerjasama antara Gereja dan Pemerintah, pada waktu itu tidak ada RSUD di Jalan Kesehatan Kecamatan Pringsewu. Ia berharap lahan yang dikembalikan dapat bermanfaat. "Mudah-mudahan menjadi amal jariah, tidak hanya untuk kita sekarang, bahkan generasi anak cucu," harapnya.

Perwakilan Umat Katolik Paroki Santo Yusup Pringsewu Antonius Parsidi mengatakan, lahan yang telah dikembalikan pemkab akan digunakan untuk pembangunan gedung serba guna (GSG), yang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk umat Katolik, tetapi untuk masyarakat Pringsewu pada umumnya.

"Jika selama beberapa dekade tanah tersebut bisa memberi manfaat kepada banyak orang, demikian pula tempat ini akan kami konsepkan sebagai tempat yang bisa menjadi sarana untuk membangun persaudaraan sejati, lintas agama, lintas suku, lintas sosial demi kemaslahatan bersama," ujarnya.(dik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved