Tribun Lampung Utara

Terjaring Razia Satpol PP, Pelajar Bolos Demi Swafoto

Empat pelajar terjaring razia disiplin Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara, Selasa (15/1).

Terjaring Razia Satpol PP, Pelajar Bolos Demi Swafoto
Tribun Travel
Ilustrasi swafoto 

Terjaring Razia Satpol PP, Pelajar Bolos Demi Swafoto

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Empat pelajar terjaring razia disiplin Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara, Selasa (15/1). Mereka kedapatan berada di stadion Sukung Kotabumi saat jam belajar mengajar.

Keempat siswa tersebut adalah RA (15) siswa SMA kelas X; Er (16) dan AH (16), siswa kelas X; serta Ri (12), siswa kelas VII SMP. Selain empat pelajar, anggota Satpol PP juga membawa Na, oknum guru tenaga honorer yang kedapatan di Islamic Center Kotabumi.

Razia Orgil Keliaran di Seputar Mal Ramayana

Para pelajar itu mengaku berada di stadion Sukung untuk swafoto. Er, dan AH mengaku telat masuk sekolah, kemudian pergi ke stadion Sukung. "Kami berdua di sana mau foto-foto," ujar Er diamini AH.

Sementara RA mengatakan, baru masuk sekolah pada pukul 13.00. Sembari menunggu jam masuk, dirinya main ke stadion Sukung untuk foto-foto. Na beralasan berada di Islamik Center karena sudah pulang mengajar dari sekolah.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Lampung Utara, Doni F. Fahmi, menerangkan pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang resah, banyaknya anak sekolah yang membolos serta pegawai yang bolos di jam kerja.

Naikkan Pelajar di Atap, 3 Angkot Terjaring Razia

Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan razia di stadion Sukung, Islamik Center, serta tempat yang sering dijadikan tempat bolos siswa sekolah.

Hasilnya, ada empat anak sekolah yang diamankan anggota di Stadion Sukung Kotabumi, satu siswa di salah satu warnet di Kotabumi, serta satu tenaga honorer yang kedapatan di Islamik Center.

Doni mengatakan, pihaknya memberikan iimbauan kepada sekolah agar tidak membiarkan murid dan guru berkeliaran di tempat umum jika belum waktunya pulang kerja .

"Mereka ini kami amankan karena berkeliaran pada saat jam belajar dan kami bawa ke kantor Satpol PP untuk didata kemudian kami beri pembinaan," ujarnya.

Ketua UPTD Wilayah 4 Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Mat Soleh, menuturkan pihaknya akan memberikan imbauan kepada kepala sekolah untuk lebih tertibkan siswa pada jam belajar.
Ia juga meminta kepala sekolah memberikan sanksi tegas kepada siswa yang terkena razia di jam belajar.

"Kepala sekolah harus memanggil orangtua murid dan dilaporkan apa yang menjadi permasalahan terhadap anak yang kurang disiplin," jelasnya seraya mengatakan akan inspeksi mendadak ke sekolah yang masih anak didiknya terjaring razia disiplin. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved