Bawaslu Dapat Peringatan Keras dari DKPP, Para Pengadu dari Lampung Mengaku Senang

Bawaslu Dapat Peringatan Keras dari DKPP, Para Pengadu dari Lampung Mengaku Puas

Bawaslu Dapat Peringatan Keras dari DKPP, Para Pengadu dari Lampung Mengaku Senang
IST
Logo Bawaslu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) awal Januari 2019 mengeluarkan sanksi peringatan keras terhadap Bawaslu.

Peringatan ini keluar menyusul aduan terhadap proses rekrutmen Bawaslu kabupaten kota se Provinsi Lampung.

Pihak pengadu antara lain Lilis Pujiatti dan Eko Purnomo saat berkunjung ke Tribunlampung.co.id, Selasa (16/1/2019), mengaku puas dengan keputusan sanksi yang dikelurkan DKPP.

"Kami puas dengan keputusan DKPP itu, walaupun ada beberapa dari gugatan kami yang tidak diakomodir," kata Lilis Pujiati.

Sumbangan Dana Kampanye Pemilu 2019 di Lampung: Gerindra Rp 2 M, Demokrat Rp 189 Ribu

Sanksi Peringatan Keras terhadap Bawaslu tertuang dalam keputusan DKPP RI bernomor 225/DKPP-PKE-VII/2018.

Menurut Lilis Pujiati, persoalan ini bermula saat proses penunjukkan tim seleksi (timsel).

Dari 5 anggota timsel, ada dua anggota yang berdasarkan surat Ombudsman RI dinilai bermasalah.

"Saya pernah mengajukan protes ke Ombudsman terkait kinerja mereka," ujarnya.

Dan Ombudsman lanjut Lilis sudah mengeluarkan surat yang intinya ada yang bermasalah.

Dan itu setelah Ombudsman melakukan klarifikasi langsung ke Bawaslu.

"Surat Ombudsman ini tidak diindahkan Bawaslu. Padahal kan lembaga yang setara," ujarnya.(rdi)

Kadisdukcapil Pastikan Sebelum Pemilu 2019 Warga Sudah Pegang e-KTP

Lebih dekat dengan Tribun Lampung, subscribe channel video di bawah ini:

Penulis: Safruddin
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved