Tribun Lampung Utara

Pegawai-Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi Sepakat MoU, Ini Isinya

Jajaran pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Aula rumah sakit umum Ryacudu.

Pegawai-Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi Sepakat MoU, Ini Isinya
Tribunlampung/Anung
Pegawai-Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi Sepakat MoU 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Menindaklanjuti hasil rapat pada tanggal 15 Januari 2019 di Aula Dinas Kesehatan Lampung Utara, jajaran pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Aula rumah sakit umum Ryacudu, Rabu (16/01/19).

Adapun isi MoU tersebut itu antara lain Perubahan regulasi tentang remunerasi dan tim remunerasi, kejelasan status kepegawaian BLUD non PNS di RSUD HM Ryacudu beserta jajarannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pembagian remunerasi dari bulan september sampai dengan desember 2018 sepenuhnya diserahkan kepada konsultan Dr Ken Ramadhan melalui proses simulasi dan kesepakatan mulai dari januari 2019 dan seterusnya di kelola oleh tim remunerasi berdasarkan penilaian Indeks Kinerja Individu masing-masing pegawai.

Komitmen untuk mensukseskan akreditasi SNARS 2018 versi 1 dibulan maret 2019, mencabut SPT tertanggal 20 desember 2018 untuk kepala ruangan dan dikembalikan ke posisi semula.

Dalam kegiatan itu hadir pula Pelaksana Harian (Plh) sekretaris daerah (SEKDA) Sopyan, Kadis kesehatan maya meitisa, plt direktur RSUD Ryacudu Dr Syah Indra, asisten II Kabupaten Lampung Utara, serta jajaran pegawai RSUD HM Ryacudu Kotabumi.

Dishub Terjunkan 157 Personel di Peresmian Underpass Unila Besok

Plh Sekda Sofyan mengatakan pagi ini dapat berkumpul di aula RUMAH sakit Umum Ryacudu Kotabumi kegiatannya dalam rangka kita merealisasikan hasil musyawarah diantara manajemen rumah sakit ryacudu dengan seluruh karyawan di rumah sakit ini dan kita tuangkan dengan kesepakatan yang tertulis.

"Mudah-mudahan apa yang diharapkan dari pihak-pihak yang ada di rumah sakit ini sejalan dengan tujuan pemerintah selaku pemilik rumah sakit umum ini, agar kinerja rumah sakit ini menjadi baik kemudian akan mendukung tercapainya rsud ryacudu menjadi rumah sakit unggulan di Kabupaten Lampung Utara," ujarnya.

Mengenai 17 kepala ruangan itu menjadi salah satu item yang di sepakati bahwa 17 kepala ruangan yang kemarin di tarik dari tugasnya hari ini secara resmi mereka sudah di kembalikan ke posnya seperti semula.

Ayah Intimi Anak Kandungnya sampai Hamil, Terbongkar Saat Ibu Ajak Gugurkan Kandungan Korban

Ketika ditanya awak media soal jasa pelayanan dan persoalan status tenaga kerja sukarela (TKS) jaspel juga termasuk didalamnya dan ini sudah kita sepakati oleh pihak-pihak ini akan dilakukan penghitungan sesuai dengan kesepakatan diserahkan kepada ahlinya.

"Mereka sepakat untuk dihitung ulang sesuai dengan indeks kinerja individu dan ini diserahkan kepada konsultan melalui Dr. Ken Ramadhan, dan untuk status TKS kita akan sesuaikan dengan ketentuan peratuan yang berlaku," ujar Dia.

Hitungan Sementara Kerugian Akibat Tsunami Selat Sunda Capai Rp 202 Miliar

Plt Direktur RSUD Ryacudu Dr Syah Indra mengatakan syukur alhamdulillah pada pagi hari ini kami semua sudah sepakat dan sepaham dengan apa yang terjadi beberapa hari yang lalu.

"Syukur alhamdulillah dengan momen ini semua kami menyatakan bahwa kami menyepakati beberapa hal, dan itu semuanya sebenarnya demi kemajuan rumah sakit Ryacudu"

"Tetapi memang semua ini butuh proses tidak serta merta semua langsung jadi, makanya disini saya minta pak tabrani dan pak apriadi untuk berperan aktif juga dalam hal ini untuk merubah ini semua," jelasnya.

Lanjut Dr Syah Indra Rumah sakit Ryacudu ini adalah rumah sakit kebanggaan kabupaten lampung utara jadi kita tidak punya alasan untuk kita tidak maju karena rumah sakit ini sangat berpotensi sekali untuk maju.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved