Tribun Lampung Timur

Lampung Timur Bidik Kabupaten Ramah Anak

Bupati Chusnunia Chalim meminta seluruh pihak mendukung dan membantu mewujudkan Lampung Timur menjadi Kabupaten Ramah Anak.

Lampung Timur Bidik Kabupaten Ramah Anak
Chusnunia 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Indra S Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY BUNGUR - Bupati Chusnunia Chalim meminta seluruh pihak mendukung dan membantu mewujudkan Lampung Timur menjadi Kabupaten Ramah Anak.

Menurutnya, anak-anak kekinian lebih banyak bermain di rumah dengan gadget ataupun mengakses internet di pinggir jalan, menonton televisi sepanjang hari, dan asik sendiri bermain dengan game di dalam komputer.

Itu menjadi salah satu alasan menjadikan beberapa desa di Lampung Timur menjadi ramah anak.

"Sangatlah tidak mudah menjadi seorang tenaga pendidik. Bagaimana sulitnya mendidik murid dengan berbagai karakter yang sulit dikendalikan," ujarnya saat membuka Sosialisasi Pembinaan Pendidikan Keluarga dan Sekolah Ramah Anak di Desa Tegal Ombo, Way Bungur dalam rilis yang diterima, Jumat (18/1/2019).

115 Ribu Warga Miskin Lampung Tengah Terima Bantuan Pangan Nontunai

Chusnunia menyatakan, Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah satuan pendidikan formal, nonformal dan informal yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup.

Konsep program ini juga mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya.

"Ayo kita dukung program-program yang baik ini, kita jalankan dengan baik karena kita yang tinggal di sini di Lampung Timur ini".

"Semoga hasilnya semakin baik dan Lampung Timur semakin berprestasi lagi," timpal Chusnunia.

Tersangka Pembunuhan Kaget Korban Hamil Dua Bulan

Wakil Ketua DPRD Ella Siti Nuryamah menilai, sosialisasi program kabupaten ramah anak didukung penuh dewan Lampung Timur.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memperhatikan dan mengawasi perkembangan tumbuh kembang anak.

"Sebagaimana yang kita tahu bahwa keluarga adalah pondasi dasar untuk membentuk anak-anak yang berkarakter".

"Para guru juga harus ikut mendampingi memberikan pendidikan berkarakter dan pendidikan moral menjadi pemimpin dimasa depan," jelas Ella. (*)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved