Tribun Bandar Lampung

Dugaan Cek Kosong Biaya Bongkar Muat Pelabuhan Panjang, Polresta Periksa Delapan Saksi

Polresta Bandar Lampung memeriksa delapan saksi dalam penyelidikan kasus dugaan cek kosong.

Dugaan Cek Kosong Biaya Bongkar Muat Pelabuhan Panjang, Polresta Periksa Delapan Saksi
Tribun Lampung/Romi Rinando
Inilah bukti cek yang terindikasi kosong pemberian Edy Hasuan, direktur utama PT Sarana Bumi Nasional. Namun, Edy membantah cek tersebut kosong. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polresta Bandar Lampung memeriksa delapan saksi dalam penyelidikan kasus dugaan cek kosong. Kasus ini berawal dari laporan ketua Asosiasi Angkutan Pengemudi Pelabuhan Panjang (A2P3) terkait dugaan cek kosong pembayaran biaya bongkar muat senilai Rp 270 juta.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Titin Maezunah mengungkapkan, laporan itu masuk ke polresta pada 11 Januari lalu.

"Sedang kami tindak lanjuti. Minta keterangan kepada saksi yang berjumlah sekitar delapan orang," katanya, Minggu (20/1/2019).

Selain meminta keterangan kepada delapan saksi, Titin menjelaskan, polresta bekerjasama dengan bank.

"Kami juga bekerjasama dengan pihak bank guna mengetahui kosong tidaknya cek dari terlapor," ujarnya.

Dalam laporan kepolisian bernomor TBL/B-1/165/I/2019/LPG/Resta Balam, cek yang terindikasi kosong tersebut merupakan alat transaksi antara pelapor dan terlapor. Transaksi itu berupa pembayaran biaya bongkar muat di Pelabuhan Panjang sebesar Rp 270 juta.

Titin menyatakan, polresta juga akan memanggil terlapor, yakni Direktur Utama PT Sarana Bumi Nasional (SBN) Edy Hasuan, dalam waktu dekat. 

"Segera kami panggil terlapor untuk kami mintai keterangan," katanya.

Ketua A2P3 Hendri Dunan melaporkan Direktur PT SBN Edy Hasuan ke Polresta Bandar Lampung. Hendri mengadukan dugaan penipuan berupa pemberian cek kosong atas biaya bongkar muat kepada anggota A2P3 bernama Gito Rolis. Nilainya, Rp 270 juta.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved