Tribun Bandar Lampung

Gedor Kaca Lalu Tanya Alamat, Pemuda Rampas Mobil Pengemudi Taksi Online

Tim Operasional Polsek Telukbetung Utara "menghadiahi" Andi Surawan (25) dengan timah panas.

Gedor Kaca Lalu Tanya Alamat, Pemuda Rampas Mobil Pengemudi Taksi Online
Istimewa
Mobil Honda Brio BE 2865 YY milik pengemudi taksi daring yang dirampas di Jalan Dr Warsito, Gang Rajabasa Utama, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Operasional Polsek Telukbetung Utara "menghadiahi" Andi Surawan (25) dengan timah panas pada Rabu (16/1/2019). Tim membekuknya berdasarkan laporan perampasan mobil bermodus pura-pura menanyakan alamat.

Peristiwa perampasan mobil itu terjadi di Jalan Dr Warsito, Gang Rajabasa Utama, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Selasa (15/1/2019). Awalnya, Andi menanyakan alamat kepada pengemudi taksi daring yang membawa mobil merek Honda Brio bernomor polisi BE 2865 YY. Warga Jalan Way Ratei, Kelurahan Wates, Kecamatan Way Ratei, Pesawaran, ini memulai aksinya dengan cara menggedor-gedor kaca mobil.

Setelah memperoleh jawaban dari si pengemudi taksi online, Andi menodongkan senjata tajam kepada korban. Lantaran takut, korban keluar dan meninggalkan mobilnya. Andi lantas membawa mobil korban.

"Ya benar," kata Kapolsek Telukbetung Utara Komisaris Marlen Lumban Gaol, Minggu (20/1/2019), soal aksi tersangka Andi.

"(Saat kejadian) korban sedang memarkir mobilnya di pinggir gang untuk menuju rumah ibunya," sambung Marlen.

Usai kejadian, jelas Kompol Marlen Lumban Gaol, korban melapor ke polsek. Anggotanya kemudian menindaklanjuti dengan datang ke tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan.

"Ternyata, tersangka meninggalkan motornya, Honda Revo BE 8222RK, di lokasi kejadian. Kami langsung mengecek data motor tersangka. Dari situ kami dapati identitasnya," ujar Marlen.

Keesokan harinya, Tim Opsnal Polsek Telukbetung Utara menemukan dan menangkap tersangka Andi.

"Tapi, karena tersangka melawan dan membahayakan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur (menembak tersangka)," kata Kompol Marlen.

Akibat tindakan tegas polisi, tersangka Andi mengalami luka tembak di kaki kanan. Polisi membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan.

"Pelaku sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Sekarang sudah di mapolsek untuk kami mintai keterangan," tandas Marlen.

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved