Karena Alasan Gaptek, Anggota DPRD Lampung Ogah Isi LHKPN

Sementara di tahun 2018, dari total 82 anggota DPRD Lampung wajib lapor, terdapat 19 orang saja yang telah melaporkan.

Karena Alasan Gaptek, Anggota DPRD Lampung Ogah Isi LHKPN
Ilustrasi LHKPN 

Dengan Alasan Gaptek, Puluhan Anggota DPRD Lampung Ogah Isi LHKPN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis tingkat kepatuhan anggota DPRD dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dari rilis tersebut, DPRD Lampung menjadi salah satu instansi yang kepatuhannya rendah dalam melaporkan LHKPN.

Data dari website KPK, selama tahun 2017, dari total 77 anggota DPRD Lampung wajib lapor LHKPN, seluruhnya tidak melaporkan.

Pejabat Eselon 2 Pemprov Lampung Ikuti Pemutakhiran LHKPN

Sementara di tahun 2018, dari total 82 anggota DPRD Lampung wajib lapor, terdapat 19 orang saja yang telah melaporkan.

Sayangnya, tidak ada penjelasan lebih rinci terkait data yang dirilis KPK melalui portal resminya tersebut.

Sementara Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dihubungi Tribun Minggu (20/1), baik melalui sambungan telepon, maupun pesan WhatsApp, tidak merespons.

Deputi Pencegahan KPK RI Pahala Nainggolan saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, beberapa waktu lalu, mengungkapkan, DPRD Lampung menjadi salah satu lembaga yang kepatuhannya rendah dalam melaporkan LHKPN.

"Lampung ada 77 anggota DPRD-nya yang wajib lapor LHKPN, tapi tidak ada yang melaporkan sama sekali, nol persen. Begitu juga anggota DPRD DKI, sebanyak 106 anggota dewan tak ada yang melapor harta kekayaannya. Begitu juga Sulawesi Tengah 33 wajib lapor, dan Sulawesi Utara 6 wajib lapor," ungkap Pahala.

Selain itu, kata Pahala, provinsi lain yang masuk dalam 10 besar tingkat kepatuhan rendah dalam pelaporan LHKPN, seperti Banten 1,19 persen dari 84 wajib lapor, Aceh 1,30 persen dari 77 wajib lapor.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved